Sekda Hasanudin Pertanyakan Pemasangan Jargas yang Tak Rapi

Sekda Hasanudin Bersama Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar dan Kaodin Disperindag Syarpuddin usai rapat dengan perwakilan PT Pertagas. Kabarserasan.com/Amri

Muara Enim, Kabarserasan.com – Sekda Muara Enim Hasanudin mempertanyakan pengerjaan penggalian jaringan gas kota (jargas) yang dilakukan oleh PT Noorel Idea sebagai pelaksana pembangunan instalasi Jargas Kota Muara Enim.

Hal ini terungkap dalam rapat Rapat Perkenalan dan Persentasi Tentang Rancangan Pengoperasian Jaringan Gas Kota di Kabupaten Muara Enim yang berlangsung di ruang Rapat Serasan I, Selasa (14/8).

Sekda mengatakan, penggalian jargas kota meninggalkan tanah bekas galian yang tidak ditimbun seperti semula, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Akibat timbunan tanah, ruas jalan makin menyempit. Jadi mengganggu kenyaman masyarakat,” kata Hasanudin.

Hasan menegaskan, jargas kota ini merupakan program strategis pemerintah, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,.

” Program tersebut sangat bermanfaat. Namun pemasangan instalasinya juga harus sesuai standar. Petugas yang melakukan pemasangan instalasi jargas kota dari rumah ke rumah supaya lebih rapi demi keamanan dan keselamatan konsumen,” tegasnya.

Galian jaringan gas kota. Kabarserasan.com/amri

Sementara itu, Manajer  City Gas PT Pertagas Niagara Deddy Eko menjelaskan, pemasangan jargas kota gratis tidak dipungut biaya kepada masyarakat.

” Jargas ini merupakan program pemerintah pusat melalui dana APBN. Program ini berkesinambungan hingga tahun 2018 mendatang,” jelas Deddy.

Menurutnya, jika performanya bagus, tentunya, akan ada penambahan pada tahap selanjutnya di Kabupaten Muara Enim.

Diakuinya juga, pemasangan jargas kota ini, sangat direspon masyarakat, namun ada juga yang warga yang tidak bersedia untuk dialiri jargas kota.

” Tetapi, ketika sudah dialiri gas, yang tadinya menolak , kemudian ingin memasang (jargas) juga,” tutupnya.

Baca Juga: Muzakir Sai Sohar: Pemasangan Instalasi Jargas Harus Aman dan Rapi

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply