Kisruh Pilkada Mesuji Lampung, Cawabup Pukuli Cabup Petahana

Cabup Mesuji dianiaya Cabup pesaingnya/ Foto: ano

Mesuji, Kabarserasan.com—Makin dekat dengan hari puncak Pilkada, suhu politik di daerah-daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah, semakin meninggi. Di Mesuji, Lampung, salah seorang calon wakil bupati penantang, tak bisa mengendalikan diri, dan memukuli calon bupati petahana, yang dianggap kerap berlaku curang, berkampanye di luar jadwal, dan melibatkan aparatur desa.

Belum jelas benar, hal yang yang memicu pemukulan itu, namun kasusnya merebak dan diketahui khalayak ramai, ketika Selasa (20/12/2016) malam, Khamamik (48), calon bupati petahana Kabupaten Mesuji Lampung, dating ke Polres Mesuji, diantar sejumlah pendudukngnya.

Khamamik melaporkan kejadian yang baru dialaminya. Ia mengaku dipukuli Adam Ishak, calon wakil bupat, dan beberapa pendukung dari pasangan pesaingnya itu, sekitar pukul 22.00 WIB, di balai desa Panca Warna, Kecamatan Way Serdang, Mesuji Lampung.

“Waktu itu saya sedang menghadiri acara pembekalan Linmas yang melibatkan sejumlah aparatur desa dan kepala desa. Tiba- tiba saya diserang oleh beberapa orang, pelaku dan beberapa orang pendukungnya” ujar Khamamik dalam laporannya ke polisi.

Akibat pengeroyokan itu, Khamamik mengalami luka pecah bibir dan lebam di wajahnya. Beberapa orang anggota Linmas yang berusaha melerai ikut terkena pukulan dan mengalami luka.

“Benar, kita menerima laporan korban, dan kasus ini akan kita tangani. Beberapa pelaku yang disebut melakukan pemukulan akan kita panggil untuk diperiksa” kata Kapolres Mesuji, AKBP Puji Sutan.

Belum diketahui persis penyebab aksi pengeroyokan ini. Namun dugaan awal, kejadian ini dipicu kekesalan Adam Ishak dan pendukungnya, terhadap melempemnya kinerja petugas Panwaslu Mesuji Lampung, terhadap sejumlah pelanggaran yang dilakukan korban dan pendukungnya, meski pihak Adam sudah melaporkannya untuk ditindaklanjuti Panwaslu.

Adam yang merupakan calon wakil bupati nomor urut 1, merasa Khamamik yang merupakan calon bupati nomor urut dua dari petahana, telah melanggar aturan kampanye, dengan berkampanye di luar jadwal yang sudah ditetapkan KPUD Mesuji Lampung, dan secara terselubung melibatkan para kepala desa.

Pada Pilkada Serentak tahun 2017 di Kabupaten Mesuji, Lampung ini, pesertanya dua pasang, yakni pasangan nomor urut 1, Cabup Febrina Lesisie Tantina- M Adam Ishak dan pasangan nomor urut 2, Khamamik-Sapli. (ano)

Leave a Reply