Tolak Bus Damri, Supir Bus AKDP Lakukan Aksi Penyetopan

Supir bus AKDP saat melakukan penghadangan bus Damri di Desa Gunung Megang Dalam (IG)

Muara Enim, Kabarserasan.com — Puluhan supir bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) trayek Muara Enim – Palembang melakukan penyetopan bus Damri rute Palembang – Muara Enim.

Penyetopan dilakukan di Desa Gunung Megang Dalam Kecamatan Gunung Megang, Senin (21/5/2018) sekitar pukul 10.00 wib.

Lukman, salah satu perwakilan supir bus AKDP menilai Pemkab Muaraenim tidak berpihak kepada masyarakat dan hanya mementingkan kepentingan golongan tertentu. Menurutnya, keberadaan bus Damri dapat mematikan usaha transportasi umum yang dimiliki oleh masyarakat.

“Kami menolak kehadiran bus Damri ini, karena telah merusak mata pencaharian kami. Untuk itu kami meminta kepada pemerintah untuk menyetop operasional bus Damri ini,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim Riswandar, ketika menemui perwakilan dari sopir Bus AKDP Muarae Enim – Palembang mengatakan bahwa pihaknya dengan manajemen Damri telah sepakat akan menarik bus Damri dari Muara Enim jika sudah terdapat transportasi umum yang dimiliki oleh masyarakat yang sudah layak operasi dan sesuai dengan peraturan menteri perhubungan.

“Besok jika ada angkutan umum yang sudah memenuhi standar keselamatan dan kenyaman serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan transportasi umum pihak Damri langsung akan menarik diri di Muaraenim,” ujar Riswandar.

Lebih lanjut Riswandar menjelaskan, bahwa pihaknya telah beberapa kali meminta kepada Bus AKDP untuk melakukan perbaikan terhadap armada yang mereka miliki sehingga sesuai dengan peraturan yang ada serta mengurus semua perizinan terkait dengan rute dan trayek angkutan.

Masalah transportasi ini, lanjutnya juga sudah beberapa kali didiskusikan. Terakhir, masalah ini juga dibahas dalam forum lalu lintas tahun lalu. Namun hingga saat ini, tambahnya, tidak ada yang mematuhi hal tersebut, sehingga Pemkab memutuskan untuk bekerja sama dengan pihak Damri.

“Yang jelas Perusahaan Negara yang lebih aman, nyaman dan aman serta disubsidi oleh Pemerintah demi memenuhi kebutuhan tranportasi masyarakat kabupaten Muaraenim,” tegasnya.

Terpisah, salah satu warga Muaraenim yang hendak ke Palembang Yono (25) mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemkab Muaraenim yang bekerja sama dengan Damri untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang layak dan terjangkau bagi masyarakat kabupaten Muaraenim.

“Dengan hadirnya bus Damri ini kami merasa sangat terbantu. Apa lagi busnya semuanya dalam kondisi baik sehingga tidak merasa was-was ketika di dalam perjalanan,” tutupnya.(ans)

Leave a Reply