Syekh Ahmed Ibrahim: Palestina Butuh Bantuan Saudara Muslim

Syekh Ahmed Ibrahim Al Astal saat berceramah di Masjid Agung Muara Enim. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com — Kedatangan Syekh Ahmed Ibrahim Al Astal dari Palestina di Kabupaten Muara Enim disambut hangat masyarakat muslim Bumi Serasan Sekundang. Ratusan jamaah Masjid Agung Muara Enim, tampak sangat antusias mendengarkan kisah yang disampaikannya.

Dia menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi warga Palestina untuk mempertahankan tanahnya. Juga bagaimana perlawanan yang dilakukan untuk menjaga Masjid Al-Aqsa.

“Saat ini warga Palestina tengah sedang dilakukan Masirah Audah Al-Kubro, atau yang juga kerap disebut The Great Return March (GRM) atau Palestinian Day. Yaitu damai yang dilakukan ribuan warga Palestina untuk menuntut hak kembali para pengungsi yang diusir keluar dari Gaza,” tuturnya di Masjid Agung Muara Enim, Senin (21/5/2018)

Lanjutnya, Masirah Audah Al-Kubro, yaitu kembalinya orang-orang yang berada di luar Gaza agar bisa menolong orang-orang yang ada di Gaza. “Namun upaya itu lagi-lagi dilarang oleh Israel,” ungkap Syekh Ahmed Ibrahim.

Sebagai sesama muslim, lanjutnya, hendaknya dapat saling menolong dalam bentuk apapun. “Kita membantu dengan doa, harta atau memberi pemahaman yang baik kepada saudara dan anak-anak kita agar mereka dapat mencintai warga Palestina dan Masjid Al-Aqsa,” urainya.

Syekh Ahmed Ibrahim juga menceritakan sulitnya media massa Palestina mendapatkan informasi. Bahkan saat GRM dilangsungkan, ungkapnya, ada dua wartawan yang menjadi korban serangan tentara zionis Israel.

Dirinya juga menceritakan jika Masjid Al-Aqsa, saat ini hanya boleh dimasuki oleh orang Palestina yang umurnya di atas 60 tahun. Sementara orang lain dilarang memasukinya. “Namun aturan itu tidak berlaku untuk muslim dari negara lain, dengan ketentuan membawa visa,” paparnya.(ans)

 

Leave a Reply