Gubernur Akan Kumpulkan Bupati, Walikota Hingga Kades Se-Provinsi Jambi

Gubernur Jambi Zumi Zola menerima kunjungan Kapolda JambiBrigjen Pol Priyo Widyanto. foto: Kabarserasan.com/Azhari

Jambi, Kabarserasan.com — Banyaknya isu-isu nasional dan daerah saat ini, terutama isu faham radikalisme yang bisa memecah-belah keutuhan NKRI, membuat kekhawatiran tersendiri bagi Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dalam silaturahmi di rumah dinas Gubernur Jambi Zumi Zola di kawasan Ancol, Pasar Kota Jambi, Senin (8/5/2017), Kapolda mengajak pihak Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan Polri, TNI menangkal semua faham radikalisme di Jambi.

“Kita harus kumpulkan stakeholder dari tingkat bawah sampai atas, dari bupati, walikota hingga kades termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di Provinsi Jambi untuk bisa bersama-sama memecahkan persoalan yang ada agar Jambi tetap kondusif,” ungkap Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto.

Disamping itu, segala macam persoalan yang terjadi di daerah masing-masing bisa dicarikan win-win solution. “Mulai dari penambangan emas tanpa ijin (peti), ilegal logging, karhutla sampai sembako,” katanya didampingi Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi.

Kedatangan silaturahmi Kapolda dengan sejumlah petinggi Polda Jambi disambut baik Gubernur Jambi Zumi Zola.

Menurutnya, persoalan penambangan emas tanpa ijin (peti) sudah berlarut-larut dan telah memakan korban jiwa. Karena itu, Dia meminta secepatnya agar dilakukan upaya penertiban.

“Sudah ada empat kabupaten yang ada di Provinsi Jambi sudah hancur hutannya dikarenakan peti yang menggunakan alat berat. Diantaranya, Kabupaten Sarolangun, Merangin, Bungo dan Tebo,” ungkap Zola.

Setelah mendengarkan keluhan dari Gubernur, Kapolda Jambi berjanji akan menindaklanjuti masalah tersebut. “Dalam waktu dekat saya akan turun ke lapangan bersama, guna menertibkan masalah-masalah tersebut,” tukasnya.

Priyo juga berharap semua Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai garda terdepan untuk mengetahui wilayahnya apa yang terjadi di tengah masyarakat, karena mereka adalah sebagai mata TNI-Polri.

Sementara sebelumnya Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Refrizal berharap permasalahan peti dan ilegal logging bisa selesai dengan Kapolda Jambi yang baru.

“Pasalnya tidak sedikit area peti rusak bukan hanya lingkungan, tapi binatang juga mati akibat meminum air mercuri dari limbah sungai akibat Peti,” imbuh Refrizal.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Kapolda dan Gubernur Jambi sepakat agar pertemuan akbar dari bupati, walikota hingga kades termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas se Provinsi Jambi bisa terlaksana sebelum bulan puasa.

Selanjutnya, Zola memerintahkan Sekda Provinsi Jambi untuk menjadwalkan undangan kegiatan. Sedangkan Priyo memerintahkan Dirbimas Polda Jambi bekerjasama dengan sekda untuk berkoordinasi agar pertemuan akbar tersebut bisa terlaksana secepatnya.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Azhari

Leave a Reply