Tingkat Hunian Menurun, Karyawan Hotel Griya Serasan Terancam PHK

Hal itu terungkap dalam pertemuan managemen dan karyawan Hotel Griya Serasan dengan Komisi III DPRD Muara Enim, Senin (8/12/2014). Dalam pertemuan tersebut,  belasan karyawan ini minta kejelasan nasib mereka dan rapel gaji yang belum dibayarkan.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB, Wakil Ketua Jonidi, dan beberapa anggota DPRD lainnya. Sementara dari manajemen hotel hadir GM Hotel Griya Serasan Sekundang Jamilah dan manajemen Perusda Serasan Sekundang, Suman Rasyid dan Yusrin Denseri.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Griya Serasan Sekundang, Samron, yang ditemui usai pertemuan tersebut mengatakan, sejauh belum ada hitam  di atas putih, maka operasional Hotel Griya Serasan Sekundang tetap berjalan seperti biasa.

“Sejauh ini, belum ada karyawan yang di PHK. Hanya saja, mengisyaratkan kemungkinan bakal adanya efisiensi termasuk pengurangan pegawai,” jelas Samron.

Menurutnya, pengurangan karyawan kemungkinan pasti dilakukan jika penghasilan lebih kecil dari pengeluaran. Namun pihaknya masih menunggu laporan keuangan akhir tahun ini. Samron mengakui, terjadi penurunan hunian di hotel yang dipimpinnya tersebut.

Soal rapel gaji karyawan, dijelaskan Samron memang ada selisih gaji yang belum dibayar karena adanya kenaikan upah minimum regional (UMR). Selain itu pendapatan hotel yang berkurang mengakibatkan adanya penundaan pembayaran. Namun lanjutnya, sebagian sudah dibayar secara diangsur. Yang belum dibayarkan masih  sekitar 10 bulan lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Muara Enim, Jonidi, mengatakan PHK itu belum jelas. Memang ada isu PHK, tetapi belum terjadi. Karena yang namanya PHK tentunya surat tertulis yang dikeluarkan manajemen. Selain itu, belum ada usulan dari pengawas soal PHK tersebut,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Komisi III DPRD Muara Enim juga meminta Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar  untuk mengevaluasi managemen Hotel Griya Serasan. Menurut Komisi ini, para pengunjung enggan menginap di Hotel Griya Serasan karena kondisinya yang kurang nyaman. Ketidak nyamanan tersebut diduga terkait pelayanan dan kebersihan hotel. (Me)

Berita Lain:
Penghargaan LAKIP, Muara Enim Raih Nilai B
Kades Penyeleweng Bantuan Raskin Dijerat UU Tipikor
Polsek Lubay Tangkap Agen Togel
PPK dan PPS Belum Terbentuk, Tunggu Keputusan KPU Pusat
Aparat Bongkar Portal Warga Desa Tanding Marga
Terpilih Kembali Pimpin PERBASI, Faizal Janji Kembangkan Basket
Motor Raib di Pasar Malam
Komisi III Minta Bupati Muara Enim Evaluasi Manajemen Hotel Griya Serasan

 

 

 

 

Leave a Reply