Perampok Satroni Rumah Toke Karet, 300 Juta Raib

Informasi yang berhasil dihimpun kabaraserasan menyebutkan, pada saat kejadian, Usman tidak berada di rumah, hanya ada istrinya Nuriyana binti Aliyas (39) ditemani dua anaknya yang masih SD.

Pelaku sempat menembakan senjata diluar rumah. Nuriyana sempat terbangun mendengar suara tembakan, namun korban mengira hanya suara petasan, lalu melanjutkan tidurnya kembali. Seorang warga bahkan nyaris terkena tembakan pelaku, saat keluar rumah karena ingin memberikan pertolongan.

Empat pelaku langsung masuk ke rumah Nuriyana dengan mendobrak pintu menggunakan palu godam. Sementara empat pelaku lain berjaga-jaga di sekitar rumah korban. Salah satu pelaku masuk ke kamar Nuriyana. Korbanpun kaget dan tidak sempat berteriak karena pelaku langsung memukul kepala dan menjambak rambut korban hingga terjatuh dari tempat tidur.

Sementara tiga pelaku lainnya mengacak-acak seluruh lemari di kamar untuk mencari perhiasan emas dan uang yang disimpan korban. Kesal karena tak menemukan barang yang dicari, pelaku lalu menondongkan senjata ke Nuriyana agar menyerahkan perhiasan emas dan uangnya.

Karena ketakutan akan ditembak dan keselamatan kedua anaknya, akhirnya korban menunjukan tempat persembunyian emasnya di dalam kamar tidur korban. Pelaku lalu menggasak 95 suku emas dan uang sebanya Rp5 juta.

Sebelum kabur, pelaku sempat mengacam korban untuk tidak berteriak minta tolong kepada warga. Setelah berhasil mengambil harta korban, Kedelapan kawanan perampok langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.
 
Baca Juga:
Spesialis Pembobol Ruko Ditangkap
DPRD Pertanyakan Raperda Penyertaan Modal Ke PDAM dan Bank Sumsel Babel
Muara Enim Raih Adipura ke 9

 

 

 

Leave a Reply