PAD Muara Enim Over Target

Ilustrasi PAD

Muara Enim, Kabarserasan. com Realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Muara Enim tahun 2017 mencapai Rp. 2,3 triliun atau 96,3 persen dari target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 2,4 triliun.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Muara Enim Amrullah Jamaluddin melalui Kabid Pengendalian dan Operasional Pendapatan Daerah Feri Sonevel didampingi Kabid Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah Suhardi mengatakan, meski secara umum target tidak tercapai namun untuk pendapatan asli daerah (PAD) justru over target.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) melampaui target. Untuk 2017ditargetkan Rp. 280,6 miliar terealisasi Rp. 300,4 miliar atau 107 persen,” kata Feri Sonevel, Senin (15/1/2018).

Lanjutnya, PAD Kabupaten Muara Enim didominasi oleh hasil pajak daerah yang mencapai realisasi Rp. 61,9 miliar dari target Rp. 56,3 miliar atau 109,9 persen.

Namun PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), masih belum mencapai target, yakni hanya terealisasi Rp. 8,8 miliar atau 74,1 persen dari target Rp. 11,9 miliar.

Sedangkan untuk PAD dari Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melampaui target yakni terealisasi Rp. 8,6 miliar dari target Rp. 7,5 miliar atau 155 persen.

“PAD dari hasil pajak terbesar dari pajak penerangan jalan yang realisasinya mencapai Rp. 29,3 miliar atau 129,4 persen dari target Rp. 22,7 miliar,” imbuhnya.

Selain PAD, tambah Feri, lain-lain pendapatan daerah yang sah, juga melampaui target yakni terealisasi Rp. 277,7 miliar atau 108 persen dari target Rp. 256,2 persen. Namun untuk dana perimbangan hanya mencapai target 93 persen atau Rp. 1,7 triliun dari target Rp. 1,8 triliun.

Menurut Feri, tak tercapainya target dana perimbangan karena pada triwulan ke-empat, karena adanya kebijakan Pemerintah Pusat yang tidak menyalurkan dana bagi hasil pajak/bukan pajak.

“Bukan hanya Muara Enim yang mengalami, semua daerah di Indonesia juga tidak disalurkan,” ungkapnya.

Suhardi menambahkan, untuk mengoptimalkan pendapatan Kabupaten Muaraenim di tahun 2018, pihaknya akan terus melakukan pendaftaran, pendataan dan pemutakhiran data objek pajak daerah.

“Kita akan terus menerus untuk mensosialisasikan dan menghimbau masyarakat selaku wajib pajak mengenai pentingnya membayar pajak sebagai sumber pendapatan daerah untuk membiayai program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Muara Enim,” bebernya.

Penulis: Anas
Editor: Amr

Leave a Reply