Seluruh Jemaah Haji Terima Uang Saku

Dirjen Penyelenggaraan Haji A Jamil

Kabarserasan.com, Jakarta—Musim Haji 2016 dimulai, dengan telah masuknya Kloter pertama Embarkasi Jakarta ke Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta Timur, Senin (08/08/2016) petang.

Kloter Embarkasi Jakarta ini dibagi dua, selain ditampung di Asrama Haji Pondok Gede, sebagian lain di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat. Mereka diberangkatkan ke tanah suci Selasa (09/08/2016) melalui bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng.

Untuk musim haji tahun ini, pihak Kementerian Agama RI sebagai penyelenggara haji mengembalikan uang living cost, kepada tiap calon jemaah haji sebesar 1.500 Riyal. Penyerahan uang yang  secara simbolis diserahkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Jamil di gedung Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede. Hadir dalam acara penyerahan uang living cost ini, perwakilan dari BRI sebagai bank penyalur uang jamaah.

“Ini adalah para jamaah haji yang mewakili rekan-rekannya untuk menerima living cost,” kata Abdul Jamil.

Tahun ini jemaah haji menyetorkan biaya haji sekitar Rp 34 juta, untuk membiayai tiga komponen, yakni ongkos tiket pesawat, biaya pemondokan selama di Makkah dan uang saku  yang dikembalikan ke jamaah itu.

Dengan asumsi rata-rata biaya haji Rp 34 juta dengan kurs SAR 1 Rp 3.570, perinciannya sebagai berikut:

Tiket, Airport Tax dan passenger service charge: rata-rata Rp 25.434.354

Pemondokan Makkah: Rp 4.051.950, Biaya hidup: SAR 1.500 = Rp 5.355.000

Total: Rp 34.641.304

Abdul Jamil saat penyerahan uang menjelaskan bahwa uang living cost ini sebagai bagian dari uang setoran yang sudah dibayarkan sebelumnya. Uang tersebut bisa dimanfaatkan para jamaah reguler sebagai bekal selama 40 hari di Saudi di luar fasilitas yang sudah disediakan panitia. (Junel)

Leave a Reply