Wali Murid Pelaku Tawuran antar Suporter Minta Penangguhan Penahanan

Sebelas suporter yang masih berstatus pelajar ditahan polisi setelah dalam tawuran yang terjadi pada Senin (31/08/2015) lalu itu menewaskan Alan Suheno (20). Mereka juga meminta DPRD PALI untuk memediasi agar masalah ini tidak semakin meluas.

“Kami minta masalah ini segera dicarikan solusinya. Apalagi ada isu yang menyebutkan ada sekelompok massa yang akan Mapolsek Talang Ubi dan SMA YKPP Pendopo,” kata Neli salah seorang wali murid yang anaknya ditahan di Polsek Talang Ubi, Selasa (08/09/2015).

Menurut Neli dalam hal ini bisa merugikan pelajar yang ingin menutup ilmu. Karena itu mereka meminta saran dan dukungan dari DPRD untuk mencari solusi. “Kami sudah berupaya untuk berkoordinasi dengan keluarga korban. Dan mereka meminta waktu setelah selamatan 7 hari almarhum,”ujar Neli.

Sementara itu Irwan ST Ketua Komisi II DPED PALI menyatakan akan mencari solusi agar pelajar lain yang tidak terkait tawuran itu tidak dirugikan. “Kita akan mencari solusi agar pelajar lain tidak dirugikan. Sedangkan yang terlibat tawuran biarlah diselesaikan secara hukum. Mereka sudah berbuat anarkis dan main hakim sendiri,” kata Irwan.

“Untuk menangguhan permohonan keringanan hukum kepada pihak kepolisian, saya berharap agar bisa dikabulkan. Namun tetap harus sesuai  prosedurnya, ” tutupnya. 

Penulis    : Hermansyah
Editor      : Amri

____________________________________________________________

BERITA LAIN:
Bupati PALI Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMKN I Talang Ubi
Pembunuh Lukman Terancam Hukuman Mati
Suporter Tewas Seleksi U-15 dan U-18 Ditunda
Kecelakaan Maut di Jalan Merdeka Satu Nyawa Melayang
Abu Tuntut PT Tecwin Bayar Ganti Rugi Tanahnya
Kisruh Soal KK dan KTP, Komisi I DPRD PALI Segera Panggil Kadisdukscapil
Pemkab PALI Tak Tegas, Truk Batubara Masih Melenggang di Jalan Umum

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here