Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak Di Kecamatan Lembak

“Jumlah ayam yang mati mendadak sesuai laporan pemiliknya sebanyak 50 ekor. Namun jumlah itu diperkirakan telaj mencapai ratusan ekor, karena banyak warga yang tidak melapor,” jelas Deni, warga Desa Alai, Kamis (3/4/2014). Menurutnya, ke 50 ekor ayam yang mati itu milik Radid Taqwa dan Edi Hartono, warga Desa Alai Selatan. Ayam tersebut mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya. 

“Hampir setiap ada ayam yang matii mendadak,  jumlahnya mencapai 2-3 ekor. Ayam tersebut sebelumnya sehat dan segar bugar, namun keesokan harinya sudah mati,” jelasnya. Dikatakannya, ayam yang mati tersebut langsung dimusnahkan warga dengan cara membakarnya. Selain itu warga juga telah melakukan penyemprotan.

“Yang kita sesalkan sampai sekarang pihak Dinas Peternakan Muara Enim belum ada yang melakukan pengecekan ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak ayam warga yang mati mendadak ini,” ujarnya. Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Muara Enim, Ir Teguh Sumitro melalui Kabid Kesehatan Hewannya, drh Defri Pramulia Negara, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim.

“Kami sudah ke lokasi, warga sudah memusnahkan unggas yang mati dengan cara dibakar. Kita juga telah membagikan disinfektan dengan meminta warga untuk menyemprotkannya sendiri,” jelas Defri. (Me)

                   
Berita Lain:
Pendistribusian Surat Suara Di Muara Enim Terkendala Formulir
6,9 Milyar Dialokasikan Pemkab Muara Enim Renovasi Kantor Bupati 
Bupati: Saya Tidak Intervensi Masyarakat

 

 

 

 

Leave a Reply