Warga Kekeringan, Pemkab Belum Beri Bantuan

Desa yang mengalami kekeringan cukup parah adalah Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi. Di Desa yang dekat dengan kota kabupaten ini sumur warga kering  kerontang. Hal ini disampaikan Kepala Desa Panta Dewa, Suwandi.

“Persediaan air bersih di desa ini kering dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, cuci piring dan air minum,” kata Suwandi, Selasa (06/10/2015).

Dia menyanyangkan, meski keadaan sudah cukup parah pemerintah seolah tutup mata. “Pemerintah seperti tidak mengetahui kesulitan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan. Kami terpaksa harus membeli air minum untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Suwand menuturkan, keperdulian justru mereka dapat dari PT Adera. Perusahaan ini memberi bantuan dua sumur bor. Akan tetapi kebutuhan air belum mencukupi untuk seluruh warga.

Senada dengan Suwandi, Darwin, warga Talang Tumbur, RT.13 / RW.007, Kelurahan Talang Ubi Barat juga menyatakan kekecewaanya kepada Pemkab PALI, yang dinilainya tidak paham dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami sudah membuat surat permohonan permintaan air bersih kepada Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) hari Selasa (29/09/2015) lalu. Kami minta suplai air 2 tangki 3 kali sehari. Namun kami diminta untuk menunggu. Alasannya, menunggu pimpinan mereka yang masih dinas luar,” ujarnya kesal.

Dia menambahkan, dengan adanya permohonan ini, pemerintahan harusnya bisa cepat merespon dan menindak lanjuti permasalahan dikalangan masyarakat.  Sebab air merupakan kebutuhan utama manusia.” Kalau tidak cepat ditindak lanjuti mau kapan lagi? ,” kata dia.

Penulis : Hermansyah
Editor   : Amri

 

 

 

Leave a Reply