Sekda Tanggamus Lampung Ditangkap Karena Kasus Narkoba

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung, Kabarserasan.com—Petugas Direktorat Narkoba Polda Lampung, menangkap Sekretari Daerah Kabupaten Tanggamus, Lampung, Mukhlis Basri di Hotel Emersia, Bandarlampung, karena dugaan kepemilikan narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Abrar Tuntalanai, kepada wartawan, Minggu (22/01/2017) petang mengatakan, penangkapan dilakukan Sabtu (22/01/2017) malam sekitar pukul 23.30 WIB di Hotel Emersia, Bandarlampung. Selain Mukhlis, ditangkap juga empat orang lain

Empat orang lain yang ditangkap itu, masing-masing atas nama Oktarika (PNS), Nurul Irsan (anggota DPRD Tanggamus) serta dua orang pegawai swasta, Doni Lesmana dan Eddi Yusuf.

Khusus Nurul Irsan, ditangkap tidak berbarengan, karena saat polisi menggerebek, Nurul Irsan berada di kamar lain. Namun polisi kemudian mendapat informasi keberadaannya, untuk selanjutnya ikut meringkusnya dan mengamankan yang bersangkutan bersama Mukhlis dkk.

Dari penangkapan itu, polisi menyita empat butir pil pil erimin 5 (happy five). “Dua butir kami temukan di saku celana Mukhlis Basri dan dua butir lagi kami temukan di kotak kacamata saudari Oktarika,” kata Abrar, sebagaimana dikutip dari kompas.com.

“Mereka menyampaikan ada satu lagi temannya di kamar 208, yang kemudian ditangkap dan diketahui bernama Nuzul Irsan. Hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti,” kata Abrar.

Beberapa Pejabat Dalam Pantauan

Abrar menjelaskan, hasil pemeriksaan awal, Mukhlis dan Oktarika mengaku pil erimin tersebut didapat dari Doni. “Terhadap saudara M.Doni Lesmana patut diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pasal 197 UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan pasal 60 (1) hurup c sub pasal 62 UU no. 5 tahun 97 tentang Psikotropika,” kata Abrar.

Sedangkan terhadap Muklis Basri dan Oktarika, lanjut Abrar, diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pasal 62 sub 60 (5) uu no. 5 tahun 97 tentang Psikotropika. Di luar nema-nama yang ditangkap ini, Abrar mengakui, sedang memantau beberapa pejabat dan pengusaha di Provinsi Lampung yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. (*)

Leave a Reply