Kurangi Kewibawaan Lembaga, MPR Minta Karpet Merah Dibongkar

Setjen MPR Eddie Siregar mengatakan, ketika Pimpinan DPR menerima Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste pada 26 Agustus lalu, di mana lift gedung Nusantara III yang digunakan khsusus pimpinan MPR, DPR, dan DPD diblok dan dikunci.

“Sehingga, pimpinan MPR tidak dapat menggunakannya dan tertahan cukup lama untuk menggunakan lift,” kata Eddie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Mengenai pemasangan karpet merah, kata dia Pimpinan MPR merasa terganggu dengan keberadaannya. Karpet yang terbentang mulai teras pintu masuk sampai lift dinilai mengurangi kenyamanan karena menunjukkan adanya perlakuan sangat khusus dan terhormat untuk pimpinan ketiga lembaga yang berkantor di Gedung Nusantara III.

“Menurut pimpinan MPR mengurangi kewibawaan lembaga itu sebagai perwakilan rakyat,” ujarnya. Sehubungan dengan itu, pimpinan MPR meminta agar tidak ada lagi pemblokiran litf untuk pimpinan dengan dalih apapun. Dan mencabut pemasangan karpet di Gedung Nusantara III. “Kecuali kalau ketika ada tamu setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan,” kata dia.

Penulis : Amri 
_________________________________________________________
BERITA LAIN:
Jokowi Angkat Teten Masduki Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Ini Dia 8 Capim KPK yang Diserahkan Pansel Ke Presiden Jokowi
Buruh Demo, Ini Kata DPR
Komisi II DPR Sepakat Revisi UU Pilkada Setelah 9 Desember
Jelang HUT ke-70 Fungsi Legislasi DPR Belum Maksimal

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here