Garuda Nusantara Memberi Asa untuk Kejayaan Sepak Bola Indonesia

Tiga penyerang Maut Garuda Nusantara, Witan, Egy dan Rafli. Foto: Ist

Kabarserasan.com – Timnas U-19 Indonesia kembali menunjukkan taring tajamnya. Dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF 2017 di di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu sore (17/9/2017). Tim yang dijuluki Garuda Nusantara ini, mengkandaskan tuan rumah Myanmar dengan skor telak 7-1.

Tak hanya skor telak yang menjadi catatan saya, cara bermain anak asuh Indra Sjafri ini begitu apik dan efisien. Apa yang saya katakan kemarin Garuda Nusantara akan Terbang Tinggi, bisa dilihat dari pertandingan ini.

Selain memiliki visi bermain yang cukup bagus, Egy dan kawan-kawan mampu bermain sesuai instruksi pelatih.

Yang menonjol dalam pertandingan hari ini, kemampuan melakukan fast break yang sangat baik dan efisien. Siapapun gelandang yang yang diturunkan Indra Sjafri mampu menjalan perannya dengan baik.

Hebatnya, empat pemain gelandang bertahan Garuda Nusantara, baik itu Abhimanyu, Lutfi, Asnawi maupun Iqbal mempunyai kemampuan yang merata.

Gol pertama Indonesia yang menaikkan moral Egy dan kawan berawal dari kemampuan melakukan fast break yang efektif. Gol ini berawal saat Asnawi mampu mematahkan serangan Myanmar. Dengan cepat dia memberikan umpan terukur kepada Egy di depan.

Dengan skilnya yang tinggi, Egy merangsek hingga ke kotak pinalti Myanmar. Dengan sekali lirik dia mengumpan kepada Muhammad Rafli yang lebih bebas. Sang predator dengan cerdik menyontek bola yang tak mampu dibendung kiper Myanmar.

Dari tujuh gol yang diciptakan Garuda Nusantara, lima diantaranya dicetak dengan cari ini, fast break atau serangan balik yang efektif.

Artinya tim ini sangat komplit. bermain terbuka dengan serangan satu dua sentuhan juga mereka jalankan dengan baik. Kerjasama antar lini juga sangat baik.

Di belakang, duet dijantung pertahanan Rahmat Irianto dan Nurhidayat juga cukup solid. Dua full back Rifad dan Samuel/Firza mampu berperan sebagai back modern yang tahu kapan harus ikut menyerang dan kapan fokus untuk bertahan.

Di depan tiga tridente Egy, Witan, Rafly atau Hanis Saghara juga sangat tajam. Selama turnamen berlangsung ke empat pemain ini berhasil mencetak 20 gol. Dengan rincian, Egy 8 gol, Muhammad Rafli 6, Witan 3 dan Hanis 3. Bahkan, Egy tercatat sebagai top skorer kejuaraan ini.

Tim ini diharapkan bisa lebih baik lagi. Beri mereka kesempatan bermain yang lebih banyak dengan tim yang lebih kuat. Bila perlu beruji coba dengan tim negara eropa untuk meningkatkan kemampuan Egy dan kawan-kawan.

Dengan jadwal latihan dan pertandingan yang terukur, saya yakin Garuda Nusanatara akan mampun mengaharumkan nama Indonesia, paling tidak untuk kawasan Asia di masa depan. Semoga

Penulis: Khairul Amri

 

Leave a Reply