Hasil Panen Duku Pecah-pecah Petani di Ujanmas Merugi

Duku Ujanmas siap dikirim ke Jakarta

Muara Enim, Kabarserasan.com – Duku merupakan jenis buah yang tahunan yang banyak digemari masyarakat Indonesia.  Rasa buah dengan nama latin lansium domesiticum  yang manis ini membuat masyarakat selalu menunggu saat panen duku tiba.

Duku yang akrab dimasyarakat adalah duku Palembang, karena dinilai lebih unggul dari daerah lain baik rasa maupun karena biji yang kecil dan dagingnya yang tebal .

Selain daerah Komering, salah satu sentra duku Palembang adalah di Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim.  Saat panen tiba, berton-ton duku dipasarkan hingga ke Jakarta.

Namun sayangnya,  pada tahun ini panen duku didaerah ini tidk seperti biasanya. ” Duku tahun ini hasilnya kurang bagus.  Buahnya pecah-pecah,” kata Andi Chandra salah seorang pengepul duku asal Ujanmas kepada Kabarserasan.com, Selasa (24/01/2017).

Menurut Andi,  hal ini disebabkan cuaca yang tidak menentu.  ” Setelah sekian lama panas,  kemudian hujan pada saat buah duku hampir matang.  Akibatnya duku matang pecah-pecah,” jelasnya.

Dengan kondisi yang demikian, petani duku di daerah ini pastikan merugi, karena duku yang bisa dijual tidak banyak. ” Sekitar 60 persen buah duku yang dipanen pecah-pecah, sehingga tidak bisa dijual,” terangnya.

Andi yang sudah tahunan melakukan bisnis duku ini menuturkan,  yang menderita kerugian paling banyak adalah pedagang yang membeli secara ijon.  Saat duku masih hijau pedagang dengan sistem ijon ini telah melakukan transaksi dengan sistem borongan kepada para petani.

” Taksiran biasanya tergantung lebatnya buah per pohon.  Jika ditotal per kebun biasanya sekitar Rp 40 juta – Rp 60 juta. Dengan kondisi buah matang yang pecah-pecah ini, tentu hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Akibatnya mereka mengalami kerugian puluhan juta rupiah,” tutup Andi.

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply