PTBA Mulai Bangun Plaza Saringan

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto bersama Bupati Muara Enim Nasrun Umar dan Forkopimda melakukan ground brekaing Plaza Saringna di Kawasan Eks Pasar Buah Bantingan Tanjung Enim, Kamis sore (20/5/2021). Kabarserasan.com/amr

Lawang Kidul, Kabarserasan.com — Dimulainya Pembangunan Plaza Saringan ditandai
dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk
(PTBA) Suryo Eko Hadianto bersama Bupati Muara Enim Nasrun Umar di Kawasan Eks Pasar
Buah Bantingan Tanjung Enim, Kamis sore (20/5/2021).

Sebelumnya, Dirut PTBA dan Bupati Muara Enim bersama Forum Komunikasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda) Kabupaten Muara Enim, Jajaran Direksi PTBA, Tripika Kecamatan
Lawang Kidul, Manajemen PTBA, dan Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten
Muara Enim bersama – sama menyaksikan penayangan video Tanjung Enim Kota Wisata di
Gedung Rechall Tanah Putih PTBA Tanjung Enim.

Dalam sambutannya Suryo mengatakan, Plaza yang dibangun di lokasi Eks Pasar Buah
Bantingan Kecamatan Lawang Kidul ini adalah satu diantara berbagai infrastruktur yang dibangun untuk mewujudkan Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata.

” Gagasan menjadikan Tanjung Enim Kota Tujuan Wisata sudah ada sejak 4 tahun yang
lalu. Kemudian dibentuklah kesepakatan antara Bukit Asam dengan Pemerintah Daerah,
Kelompok Masyarakat dan Stakeholders lainnya untuk mewujudkan gagasan tersebut,”
terangnya.

Dijelasakannya, berbagai fasilitas sudah dibangun, mulai dari Waterpark, Museum Batu Bara, Gedung Kesenian, Gedung Pertemuan, Gedung Kuliner, Kolam Wisata, dan beberapa lainnya. Progres ini membuktikan keseriusan Bukit Asam untuk berperan dalam mewujudkan Tanjung Enim sebagai Kota Tujuan Wisata.

Lanjut Suryo, meskipun pembangunan sempat terkendala karena pandemi Covid19 yang jelas di luar kendali, tapi patut disyukuri perlahan tapi pasti kembali bangkit untuk melanjutkan mimpi kita semua, menjadikan kota kita tercinta ini menjadi kota tujuan wisata.

Di tempat seluas 4.371 meter persegi ini nantinya akan diletakkan batu pertama, sebagai langkah awal dibangunnya Plaza Saringan. Tanjung Enim akan bersolek. Ruang terbuka, taman, pedestrian, dan fasilitas lainnya akan dibangun di tempat ini.

Proyek dengan total nilai Rp3,1 Miliar ini ditargetkan rampung 6 bulan mendatang. PTBA, yang telah menetapkan tujuan mulianya melalui _Noble Purpose: We Explore Natural Resources for Civilization, Prosperity and a Brighter Future_ berkomitmen untuk mengambil peran optimal dalam mewujudkan Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata yang tentunya didukung oleh perusahaan-perusahaan dan stakeholder lainnya.

“Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata hanya akan dapat terwujud apabila semua elemen baik Pemerintahan, Masyarakat, Kelompok Masyarakat dan Perusahaan-perusahaan
yang ada di Tanjung Enim ini kompak, saling mendukung, berkontribusi optimal untuk
mengambil perannya masing-masing,” tukasnya.

Menurutnya, tugas kita bukan hanya sekedar membangun, tapi yang lebih penting kita
harus merawat dan menjaga semua yang sudah ada serta membangun mental dan budaya
yang mendukung terwujudnya Tanjung Enim Kota Tujuan Wisata.

“Harapan kami, dengan adanya fasilitas yang menunjang Tanjung Enim menjadi Kota
Wisata, kemandirian perekonomian masyarakat juga akan lebih meningkat,” ujar Suryo.

Sementara itu, Bupati merasa bersyukur dan berbangga bahwa Kabupaten Muara Enim
khususnya kawasan Saringan, Pasar Tanjung Enim ini akan memiliki satu pelataran atau
plaza yang merupakan ruang terbuka publik bagi masyarakat dan nantinya akan menambah
keindahan tata kota Tanjung Enim yang telah kita canangkan sebagai kota wisata tambang di Provinsi Sumatera Selatan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan seluruh masyarakat Kabupaten
Muara Enim
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangsih maupun kepedulian
PTBA terhadap berbagai pembangunan di Kabupaten Muara Enim”, ucapnya.

Kemudian, HNU, begitu sapaan akrabnya, mengatakan seraya berpesan kepada kita semua
agar nantinya dapat menjaga dan menggunakan sebaik-baiknya fasilitas Plaza Saringan ini, ibarat peribahasa Muara Enim “dak pacak ngiloki njage jadilah”, maka mari kita jaga dan rawat fasilitas ini agar dapat bermanfaat demi keindahan kota maupun kenyamanan warga. Masyarakat dapat tertib memanfaatkannya, termasuk para pedagang nantinya semua harus rapi dan tertata.

“Semoga Kota Tanjung Enim ini sebagai destinasi kota wisata tidak kalah dari Sawah Lunto dan semoga PTBA semakin sukses dan berjaya menjadi BUMN terdepan di Indonesia
serta menjadi kebanggaan Kabupaten Muara Enim,” tutur HNU.

Editor: Amr

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here