Said Didu Dicopot Dari Jabatan Komisaris PTBA

Jakarta, Kabarserasan.com—PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Jumat (28/12/2018) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, yang salah satu keputusannya mengangkat Taufik Madjid dan Jhoni Ginting sebagai Komisaris menggantikan Purnomo Sinar Hadi dan Muhammad Said Didu.

Selain itu, sebagaimana dikutip dari situs resmi perusahaan ini, dalam pergantian kepengurusan perseroan, RUPSLB memutuskan mengangkat Soenggoel Pardamean Sitorus sebagai Komisaris Independen menggantikan Johan O Silalahi. Agenda lain dalam RUPSLB ini, penyampaian kinerja perseroan sampai dengan Triwulan III tahun 2018.

Sai Didu yang merupakan mantan sekretaris menteri BUMN di tahun 2005-2010 ini, menjabat sebagai Komisaris PTBA pada 30 Maret 2015, menggantikan posisi Thamrin Sigite. Said Didu memulai karier di BPPT pada 1998. Sebelum menjadi Sekretaris Menteri BUMN Said Didu merupakan pakar tetap di Dewan Ketahanan Nasional.

Terkait kinerja operasional perseroan sepanjang Januari hingga September 2018, perusahaan pertambangan batubara ini membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 16,04 Triliun atau naik 21% dibanding pendapatan usaha pada periode yang sama di 2017.

Meningkatnya pendapatan usaha ini membuat laba bersih perseroan ikut meningkat. Hingga Triwulan III tahun 2018, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,93 Triliun atau naik 50% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan pendapatan usaha dan laba bersih ini ditopang oleh peningkatan produksi serta penjualan batubara. Hingga September 2018, volume produksi batubara naik 16% menjadi 19,68 juta ton. Kenaikan volume produksi ini juga diikuti dengan kenaikan volume penjualan hingga September sebesar 18,58 juta atau naik 8% dari periode yang sama pada tahun 2017 dengan komposisi 53% untuk pasar domestik dan 47% untuk pasar ekspor.

Peningkatan volume penjualan ini didorong oleh kenaikan penjualan batubara ekspor sebesar lebih dari 2 juta ton. Selain itu, hingga triwulan III tahun 2018 ini, angkutan batubara dengan kereta api tercapai sebesar 16,97 juta ton atau naik 8% dari periode yang sama di tahun 2017.

Peningkatan kinerja operasional yang telah dicapai Perseroan ini tak lepas dari upaya efisiensi yang berkelanjutan dan penerapan strategi usaha yang efektif. Berdasarkan capaian kinerja operasional itu, PTBA optimis akan mencapai target produksi dan penjualan yang telah ditentukan untuk tahun 2018 ini.

Target dimaksud, produksi batubara sebesar 25,54 juta ton dan penjualan batubara sebesar 25,88 juta ton dengan komposisi 13,74 juta ton untuk pasar domestik dan 12,15 juta ton untuk ekspor. (Jun)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here