Ditpolair Polda Jambi Tetapkan Nakhoda Kapal Sebagai Tersangka

Dirpolair Polda Jambi menunjukkan barang bukit miras ilegal. Kabarserasan.com/azi

Jambi, Kabarserasan.com — Usai diperiksa penyidik Subdit I Gakkum Ditpolair Polda Jambi, akhirnya nakhoda speed boot berwarna abu-abu tanpa nama bernama Adi, warga Batam ditetapkan sebagai tersangka.

Pasalnya, dia yang bertanggungjawab dalam perjalanan speed boot yang dibawanya. “Kita sudah tetapkan tersangkanya. Dari tujuh orang yang kita amankan, satu orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, yakni Adi, warga Batam yang menjadi nakhoda. Sedangkan lainya hanya ABK,” tuturnya dalam jumpa pers di Mako Ditpolair Polda Jambi di kawasan Pasar, Kota Jambi, Senin (3/12/2018).

Dia menambahkan, setelah diperiksa semua barang bukti miras ilegal aneka merek tersebut semuanya mengandung alkohol sebesar 40 persen.

“Dari 300 dus miras ilegal tersebut, berisi 12 botol per dusnya. Atau sekitar 3.600 botol dan bila dirupiahkan sekitar Rp1,2 miliar,” ungkap Fauzi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, petugas masih terus melakukan penyelidikan. Sedangkan ribuan botol miras ilegal tersebut disita petugas sebagai barang bukti, termasuk speed boot yang digunakan tersangka.

Aksi penggagalan ratusan dus minuman keras (miras) ilegal tersebut dilakukan Kapal Patroli Anis Madu 3009 dari Polairud Mabes Polri (Baharkam Polri) di wilayah Perairan Tanjab Barat, Jambi tidakkah mudah.

Petugas harus melakukan beberapa kali tembakan peringatan untuk menghentikan speed boot berwarna abu-abu tanpa nama tersebut.

Setelah digeledah dan dihitung petugas, jumlah minuman keras berbagai merek tersebut sekitar 300 dus. Dan bila dihitung dalam rupiah, ditaksir kurang lebih sekitar Rp1,2 miliar.

Untuk menangkap speed boot tersebut tidaklah mudah. Pasalnya, pelaku justru berbelok arah dan berusaha kabur dari petugas.

Baca Juga: Diwarnai Kejar-kejaran dan Tembakan, Polair Mabes Polri Gagalkan Penyeludupan Miras Ilegal

Aksi kejar-kejaran di tengah laut lepas tidak terelakkan lagi. Bahkan, suara tembakan peringatan petugas tidak diindahkan pelaku.

Beruntung, kapal patroli petugas berhasil menghentikan speed boot tersebut di wilayah perairan Tanjab Barat tepatnya di sekitar Kuala Betara.

Rencananya, ribuan miras asal luar negeri itu akan mereka bawa dari Batam ke Pulau Kijang, Riau. Informasi yang didapat, pemiliknya berinisial W dari Batam. (azi)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here