Bawaslu Muara Enim Minta Elemen Masyarakat Awasi Pemilu

Komisioner Bawaslu Sumsel bidang pengawasan Iwan Ardiansyah saat memberikan materi pada Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam Rangka Pileg dan Pilres tahun 2019. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muara Enim mengelar kegiatan Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam Rangka Pileg dan Pilres tahun 2019.

Kegiatan itu diikuti oleh berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas kepemudaan dan organisasi mahasiswa.

Ketua Bawaslu Muara Enim, Suprayitno mengatakan, acara itu merupakan bagian dari kegiatan rutin Bawaslu untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Karena pelaksanaan Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Tahun depan kita akan menghadapi Pemilu serentak Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Untuk itu, sosialisasi ini lebih kami intensifkan,” ujar Yitno di Ballrom Hotel Griya Sintesa, Kamis (8/11/2018).

Selain itu, lanjutnya, melalui kegiatan tersebut pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan pemilu. “Tugas pengawasan itu terlalu berat untuk kami yang hanya beberapa orang, untuk itu kami berharap semua peserta kegiatan ini dapat terlibat menjadi bagian pengawasan di daerahnya masing-masing,” harap Yitno.

Dia berharap masyarakat dapat melapor jika melihat indikasi pelanggaran pemilu. Laporan itu bisa disampaikan secara langsung yakni datang ke Bawaslu atau melalui SMS dan telepon.

“Laporan yang disampaikan melalui SMS akan menjadi informasi awal kami dan akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sumsel bidang pengawasan, Iwan Ardiansyah mengakui tugas pengawasan Bawaslu tidaklah mudah. Meski demikian, jika Pemilu dilaksanakan tanpa pengawasan tentunya tidak akan berjalan dengan baik.

“Jadi peran mahasiwa, kaum cendekiawan serta organisasi kepemudaan sangat perlukan untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas,” ungkapnya.

“Semoga pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Muara Enim dapat berjalan dengan lancar sehingga menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” tutup Iwan.(ans)

Leave a Reply