29 Siswa Ikuti Seleksi Kabupaten Lomba Keterampilan Siswa

Peserta Networ Support LKS SMK. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Muara Enim, menggelar seleksi tingkat Kabupaten Lomba Keterampilan Siswa (LKS), Kamis (11/10/2018).

Sebanyak 29 pelajar berbagai kejuruan dari SMK se-Kabupaten Muara Enim mengikuti agenda tahunan MKKS SMK Muara Enim.

“Ada lima cabang lomba yang diadakan seleksi yakni Automobile Technology, Welding dan Electrical Installation yang diselenggarakan di SMKN 2 Muaraenim serta Web Design dan Network Support yang diselenggarakan di SMKN 1 Muaraenim dengan total peserta 29 pelajar,” kata Ketua MKKS SMK Kabupaten Muaraenim, Misniati.

Menuurt Misniati, lomba tingkat Kabupatenyang dilaksanakan terkesan mendadak, karena dibuat lebih cepat. “Biasanya LKS ini dilaksanakan pada bulan Desember. Tapi tahun ini dibuat lebih cepat yakni tanggal 22-25 Oktober. jadi kita harus menyiapkan peserta sebelum tanggal 15 Oktober,” kata Misniati yang juga Kepala SMKN 1 Muara Enim ini.

Walau dilaksanakan secara mendadak, Misniati menegaskan pihaknya tetap melakukan seleksi untuk menentukan wakil yang akan dikirim mengikuti LKS tingkat Provinsi.

“Karena yang dikirim nanti akan membawa nama Muara Enim, jadi yang dikirm betul-betul yang terbaik. Untuk itu kegiatan seleksi ini dilaksanakan secara objektif dan tidak ada pesan-pesanan. Target kita Muara Enim menjadi juara umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H Widodo diwakili Pengawas Pembina SMK Kabupaten Muara Enim, Rika Montana mengatakan, peserta LKS dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan bertambahnya program studi dan kompetensi keahlian.

“Alhamdulillah, dalam 10 tahun terakhir LKS semakin berkembang. Bahkan jumlah pesertanya meningkat. Semua ini tidak terlepas dari ikut meningkatnya minat siswa untuk mengikuti kompetisi ini,” ungkap Rika.

Rika menjelaskan, LKS SMK merupakan ajang untuk memotivasi para peserta didik agar memiliki kualitas keahlian di bidangnya. Disamping itu, bertujuan mengukur sejauh mana kemampuan sekolah.

“Mereka yang mengikuti kompetisi ini nanti akan dipilih yang terbaik sebagai delegasi untuk tingkat provinsi. Selanjutnya akan bersaing lagi di tingkat provinsi menuju kompetisi tingkat nasional,” bebernya. Ia berharap, ajang tersebut dapat bermanfaat bagi peserta di masa mendatang.(ans)

Leave a Reply