Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Kawasan Terpadu SAD

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irawan bersama suku anak dalam. Kabarserasan.com/azi

Jambi, Kabarserasan.cm — Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irawan, menyampaikan, peninjauan kawasan terpadu Suku Anak Dalam (SAD) merupakan rangkaian dari serahterima jabatan yang telah dilaksanakan.

Tidak itu saja, dia akan melanjutkan program pembangunan yang telah dirintis oleh Pangdam sebelumnya Putranto, juga untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

“Dijadwalkan nantinya Bapak Presiden Jokowi akan meresmikan kawasan ini. Jika ada kendala dalam pembangunan, silahkan melakukan koordinasi bersama Bapak Gubernur dan Bapak Bupati untuk segera dilaporkan kepada saya, sehingga nantinya pembangunan kawasan ini bisa selesai dengan target yang telah ditentukan,” ujar Pangdam, Selasa (31/7/2018).

Pangdam meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk mempercepat sosialisasi kepada masyarakat SAD, karena membutuhkan proses untuk bisa membuat masyarakat SAD bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan masyarakat pada umumnya.

“Tugas kita bersama dalam membimbing masyarakat SAD agar mereka bisa berbaur di lingkungan kita, baik cara berpakaian, membersihkan diri, menjahit, memasak dan bercocok tanam,” tutur Irawan.

Sedangkan, Komandan Kodiklat AD Mayjen TNI AM Putranto, mengemukakan, proses pembangunan kawasan terpadu SAD sampai saat ini telah mencapai 45-50 persen.

Disamping itu, dia juga menegaskan supaya masyarakat SAD jangan merasa khawatir karena pembangunan kawasan terpadu ini akan tetap berlanjut, yang akan dilanjutkan oleh Pangdam II/Sriwijaya yang baru.

“Saya yakin, bersama Bapak Pangdam yang baru, pembangunan kawasan terpadu ini akan terus dilanjutkan, bahkan dipercepat lagi, sehingga kawasan terpadu ini cepat selesai guna meningkatkan kesejahteraan SAD,” tuturnya.

Putranto juga menjelaskan, saat ini telah ada 4 orang SAD yang menjadi TNI, salah satunya terpilih menjadi pasukan elit, yaitu bergabung dengan Kostrad. “Mereka telah membuktikan, bahwa masyarakat SAD mampu melakukan suatu yang terbaik bagi wilayahnya, jadi tingkatkan rasa percaya diri dan jangan merasa minder,” ujarnya.

Selain itu, Putranto berpesan kepada masyarakat SAD untuk tidak menyia-nyiakan kawasan terpadu yang telah dibangun tersebut, karena kawasan ini dibangun agar masyarakat SAD bisa membaur bersama masyarakat dan mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang baik.

“Jangan khawatir, kawasan ini akan terus mendapat bimbingan hingga nantinya masyarakat SAD menjadi mandiri,” jelas Putranto.

Menurut Putranto, Presiden RI Jokowi direncanakan akan meresmikan kawasan terpadu ini dan bertemu dengan masyarakat SAD. “Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kita, karena Bapak Presiden Jokowi mau meresmikan kawasan ini, ditengah-tengah kesibukannya yang sangat padat,” imbuh Putranto. (azi)

 

Leave a Reply