Shinta Minta Dugaan Politik Uang Terus Diusut

Shinta Paramita Muzakir, saat memberikan keterangan kepada media, Senin (09/07/2018) di Muara Enim

Muaraenim, Kabarserasan.com—Calon Bupati Muaraenim nomor urut tiga, Shinta Paramita Muzakir yang perolehan suaranya pada Pilkada lalu hanya menempati urutan ketiga, mengatakan, pihaknya berharap dugaan praktik politik uang (money politic) pada Pilkada Muara Enim diusut tuntas.

Shinta sendiri menilai, pelaksanaan Pilkada yang telah dijalaninya, bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana melihatnya sebagai pendidikan kepada masyarakat soal bagaimana cara berdemokrasi yang baik.

“Bagi kami, proses Pilkada bukan hanya soal kalah atau menang, tapi yang esensial adalah bagaimana cara mengedukasi masyarakat dalam hal cara berdemokrasi yang baik dan fair sehingga didapat pemimpin berkualitas,” ujar Shinta dalam keterangannya kepada wartawan di Muara Enim, Senin (09/07/2018).

Karena itu, lanjut Shinta, pihaknya menghormati keputusan KPU Muara Enim yang menetapkan pasangan nomor urut 4, Ahmad Yani-Juarsah, sebagai Paslon peraih suara terbanyak.

“Sebagai warga negara yang taat terhadap hukum, kami menyatakan menghormati perundang-undangan dan keputusan KPU. Namun kita tetap menyerahkan dugaan perbuatan money politic Pilkada Muaraenim kepada penegak hukum. Kami yakin Gakkumdu dan Polri dapat bekerja secara profesional,” jelasnya.

Shinta menegaskan, terkait dugaan adanya praktik money politic itu, harus ada pihak yang bertanggung jawab terhadap ‘ketidakberhasilan’ pengawasan Pilkada yang jujur dan adil di Kabupaten Muaraenim.

“Kita akan mencari siapa yang harus bertanggung jawab terhadap ‘ketidakberhasilan’ pengawasan Pilkada. Karena ada mereka-mereka yang diberi tanggung jawab oleh negara untuk mengawasi Pilkada di Muaraenim. Tapi kita percaya mereka dapat bekerja secara profesional,” tambahnya.(ans)

 

Leave a Reply