Kampung Narkoba Digerebek, Seorang Bandar Tewas Ditembak

Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jambi AKBP Agus Setiawan

Jambi, Kabarserasan.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi berhasil melumpuhkan seorang pelaku tindak pidana narkoba di Kampung Narkoba di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi dengan menghadiahkan timah panas.

Naas, saat dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh petugas, nyawa pelaku yang diduga bandar narkoba berinisial Z keburu melayang.

Hal ini dibenarkan Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jambi AKBP Agus Setiawan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari Badan Narkotika Nasional Kota Jambi.

“Awalnya tim BNN Kota Jambi berhasil mengamankan delapan orang yang diduga pengguna narkoba di Danau Sipin. Satu orang diantaranya ditetapkan tersangka oleh petugas pada Senin kemarin,” ungkapnya, Selasa (3/7/2018).

Ternyata, tidak mudah bagi anggota untuk membawa kedelapan pelaku tersebut dari lokasi penangkapan. Pasalnya, mereka dihadang sejumlah masyarakat.

Beruntung, anggota BNNK Jambi cepat meminta bantuan BNNP Jambi. “Saat itu kita bantu backup BNNK dan berhasil membawa keluar tim BNNK,” jelas Agus.

Selanjutnya, petugas BNNP Jambi kembali ke lokasi kampung narkoba, lantaran mendapat informasi adanya TKP lain yang lagi pesta sabu-sabu.

Benar saja, saat melakukan penggrebekan, empat orang pelaku berhasil diamankan petugas. “Keempatnya, diringkus di ruangan khusus untuk pesta sabu-sabu,” ujarnya.

Sayangnya, salah seorang pelaku mencoba kabur dan menyerang petugas dengan senjata tajam. “Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku berinisial Z mengeluarkan senjata tajam untuk melawan petugas,” tukas Agus.

Tidak ingin lepas buruannya, petugas masih melepaskan tembakan peringatan. Tetapi, pelaku masih berusaha kabur sehingga petugas melakukan penembakan dibagian kaki.

“Meski kaki kirinya sudah terkena tembakan, pelaku masih mencoba melarikan diri dengan meloncat pagar rumah warga. Namun, pelaku terjatuh sendiri karena fisik yang lelah sepertinya,” tandas Agus.

Menurutnya, pelaku tersebut meninggal setelah dilarikan petugas ke rumah sakit umum untuk diobati lukanya. Sedangkan, tiga orang lainnya sudah diamankan petugas.

“Saat ini kita tengah melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya yang merupakan pengguna,” ungkapnya.

Dari tempat tersebut berhasil diamankan empat palstik bungkus sedang sabu dan sejumlah alat hisap sabu dan satu buah pisau yang digunakan untuk menyerang anggota. (azi)

 

Leave a Reply