Greget, Ibu-ibu di Desa Perjito Dorong Ikut Bangun Lapangan Voly

Seorang ibu rumah tangga tengah mendorong lori berisi pasir pada program padat karya di Desa Perjito. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com — Pemandangan langkah terlihat di Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Jumat (26/5/2018). Jika biasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah hanya melibatkan kaum laki-laki, kali ini kaum perempuan juga dilibatkan dalam program padat karya pembangunan lapangan voly.

Sebanyak lima orang ibu rumah tangga ikut ambil bagian pada pembangunan yang dilaksanakan di desanya. Mereka tampak semangat hilir mudik mendorong lori berisikan pasir.

“Alhamdulillah, kita juga diajak untuk ikut bekerja,” ujar Aryanti (43), salah satu ibu rumah tangga yang ikut bekerja.

Ibu empat orang anak ini mengaku, baru pertama kali ikut bekerja pada pembangunan yang dilaksanakan di desa. Dirinya mengatakan, jika ia ikut bekerja untuk biaya sekolah anaknya.

“Kami kan dari keluarga kekurangan ekonomi, kalau diajak kerja bisa buat biaya anak sekolah,” imbuhnya.

Aryaranti mengatakan, keberadaan dana desa saat ini telah dirasakan masyarakat. Selain terlihat dari berbagai pembangunan yang dilakukan oleh desa, masyarakat juga bisa mendapatkan penghasilan dari dana desa.

“Kalau diajak kerja seperti ini kan bisa memberi kami penghasilan. Pokoknya saya sangat senang bisa diajak kerja, misal diajak lagi saya mau,” ujarnya, girang.

Wakil ketua BPD Perjito, Sumadi mengapresiasi program padat karya yang dilaksanakan oleh Desa Perjito itu. Menurutnya, selain memberikan peluang kepada masyarakat untuk bekerja, program itu juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Gunakan Dana Desa, Perjito Bangun Lapangan Voly

“Selain melibatkan semua unsur, program ini juga meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena material untuk pembangunan dibeli langsung dari masyarakat seperti pasir,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, jika pembangunan yang melibatkan semua masyarakat seperti yang dilaksanakan itu sesuai dengan apa yang diharapkan BPD. “Karena pembangunan yang menyentuh ke masyarakat itu artinya masyarakat juga terlibat dalam pembangunan bukan hanya menerima manfaatnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Perjito, Mohammad Roppudin mengatakan program padat karya tunai memberikan banyak peluang kepada masyarakat untuk ikut bekerja. Tidak hanya untuk laki-laki, program ini juga menyasar kaum perempuan.

“Semoga dengan adanya pembangunan menggunakan dana desa ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita juga berharap agar masyarakat bisa ambil bagian dalam pembangunan di desa,” harapnya.(Ans).

 

Leave a Reply