Sekda Hasanudin: Berantas Narkoba Bukan Hanya Tugas BNN

Suasana raker P4GN Muara Enim. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim H Hasanudin membuka rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama instansi pemerintah di lingkup Kabupaten Muara Enim.

Rapat yang diprakarsai Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Griya Sintesa, Senin (7/5/2018) dan diikuti 43 peserta dari dinas/instansi lingkup Pemkab Muara Enim

Kepala BNNK Muara Enim, Ika Wahyu Hindaryati menjelaskan, raker bersama instansi pemerintah ini sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN)

“Di sini kita sekaligus mendorong intansi pemerintah agar membentuk Satgas Anti Narkoba, dan juga agar ikut mensosialisasikan P4GN serta mengikuti tes urine secara mandiri,” jelasnya.

Sekda Muara Enim, H Hasanudin mengaku menyambut baik raker pemberdayaan anti narkoba tersebut. Karena menurutnya, narkoba lebih bahaya dibandingkan kasus korupsi bahkan terorisme. “Apalagi Presiden dan Kapolri telah menyatakan bahwa Indonesia telah darurat narkoba,” kata Sekda.

Sekda mengatakan, narkoba bisa menjadi bencana jika sampai meracuni generasi saat ini. Sebab, lanjut Sekda, kemajuan negara akan tergantung pada negara mempersiapkan dan mengelola sumber daya manusia, khususnya generasi penerus bangsa.

Baca Juga: 40 Guru Direkrut BNNK Jadi Relawan Anti Narkoba

Pemimpin masa depan adalah generasi sekarang. Maka dari itu, mari kita sama-sama jaga generasi masa depan agar tidak terjerumus menggunakan narkoba,” imbuhnya.

Dirinya mengajak semua pihak bersatu padu dan menyatukan visi serta persepsi bahwa narkoba sangat berbahaya dan harus diberantas. Karena, menurut Sekda, tugas memberantas narkoba bukan hanya tugas BNN atau instansi lain saja.

“Jangan sampai BNN dan kepolisian bekerja mati-matian menyikapi narkoba, justru yang lain tidak peduli. Apalagi di Indonesia saat ini orang mati karena narkoba itu mencapai 40 orang per hari. Pelaku penyalahgunaan narkoba juga sudah lintas usia dan gender, baik pria dan wanita, dari anak-anak sampai kakek nenek,” tutur dia.

Selain itu, lanjutnya, orang tua juga ikut andil melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan keluarganya.

Baca Juga: Sekda Muara Enim: Rakor Bukan Menjalankan Rutintas

Di zaman yang sudah canggih ini, kata Sekda, teknologi selain memberikan manfaat juga dapat menyebabkan anak terpengaruh ke hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka.

“Penggunaan gadget harus dibatasi, karena dengan teknologi sekarang anak bisa berhubungan kemana saja. Jangan sampai kemajuan teknologi justru disalahgunakan untuk melakukan kegiatan negatif,” tukasnya.(ans)

 

 

Leave a Reply