Debat Publik Pilkada Muara Enim: Empat Paslon Adu Visi Misi

Debat publik Pilkada Muara Enim 2018. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim saling adu program pada Debat Publik yang diadakan oleh KPU Muara Enim di Ballroom Hotel Grand Zuri, Sabtu (5/5/2018).

Debat yang dimulai pukul 14.00 wib itu dan dipandu oleh Frisca Niken ini, diikuti empat Paslon. Adapun panelis terdiri dari orang yakni Ahli Administrasi Negara Ardian Saptawan, Pakar Hukum Universitas Sriwijaya Febrian dan H Didik Susatiyo Pakar Ekonomi Universitas Sriwijaya.

Pada sesi pertama, masing-masing paslon diberi waktu dua menit untuk memaparkan visi dan misi mereka. Paslon nomor urut satu H Syamsul Bahri – Hanan Zulkarnain (SBH), memaparkan visi misi mewujudkan masyarakat Muara Enim yang “CERDAS” yakni cekatan, berdikari, agamis dan sejahtera.

“Sedangkan untuk visi ada enam, yakni meningkatkan infrastruktur dan fasilitas umum, mengelola SDA, mengelola SDM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasisi ekonomi kerakyatan, meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih, serta meningkatkan kehidupan masyarakat yang harmonis dengan prinsip keadilan dan kebersamaan,” papar Syamsul.

Paslon nomor urut dua, H Nurul Aman – M Thamrin (NATHA), mengusung visi menuju Muara Enim SMASA yaitu sehat, mandiri, agamis, sejahtera dan aman. Sedangkan misi paslon ini yakni melaksanakan reformasi birokrasi, meningkatkan kulaitas kehidupan masyarakat, meningkatkan ekonomi berbasis sumberdaya lokal, meningkatkan kualitas kelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana dan meningkatkan suasana kondusif keamanan masyarakat.

“Kami akan melanjutkan program yang telah dikerjakan selama dua periode menjabat sebagai wakil bupati Muzakir. Program yang sudah bagus akan kami kembangkan dan tingkatkan, sedangkan program yang belum berhasil akan kami perbaiki dan disempurnakan,” ungkap Nurul.

Kemudian paslon Hj Shinta Paramita – Syuryadi (Sinar Syurya) menyampaikan visi mewujudkan masyarakat Muara Enim yang sehat, mandiri, agamis, sejahtera dan harmonis (SMASH). Paslon yang maju melalui jalur independen ini mengusung tiga misi yakni melaksanakan reformasi birokrasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup dan penanggulanagan bencana.

“Ada beberapa program unggulan kami diantaranta menciptakan 10.000 lapangan kerja baru, pengembangan 5.000 UMKM, one village one product serta penyiapan kartu MERSA (Muara Enim Sejahtera) untuk masyakat berpenghasilan rendah,” ujar Syuryadi.
sementara paslon Ahmad Yani – H Juarsah (Ayok Juara) mengusung jargon pemimpin perubahan dengan visi Muara Enim untuk rakyat (MERAKYAT) dengan program melayani rakyat Muara Enim dari lahir sampai mati dengan kartu rakyat.

Program unggulan yang ditawarkan paslon ini diantaranya pembuatan akta ,KK, KTP dan akta kematian secara gratis dan cepat, sekolah gratis untuk SD,SMP dan bantuan seragam sekolah, satu desa satu ambulance, bantuan langsung tunai untuk lansia serta santunan kematian Rp. 2,5 jt.(ans)

Leave a Reply