Untung Besar, PTBA Bagikan Rp.3,35 T Dividen

RUPS Tahunan PTBA yang berlangsung Rabu (11/04/2018) di Jakarta

Jakarta, Kabarserasan.com—Meraih laba bersih sepanjang tahun 2017 sebesar Rp.4,47 triliun, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memutuskan akan membagikan 75 persen dari dividen itu, sebesar Rp.3,35 triliun atau setara dengan Rp318,521 per lembar saham untuk tahun buku 2017.

Keputusan membagikan dividen sebesar itu dicapai dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PTBA yang hasilnya disampaikan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/04/2018) siang.

“Jumlah dividen yang dibagikan merupakan 75 persen dari total laba bersih perusahaan tahun 2017 sebesar Rp4,47 triliun,” kata Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin, menjelaskan.

Arviyan lebih lanjut menjelaskan, selain soal pembagian dividen tersebut, RUPS Tahunan PTBA juga menyepakati perubahan pengurus perseroan, yakni mengangkat Mega Satria sebagai Direktur Keuangan menggantikan Orias Petrus Moedak. Selanjutnya, Orias diangkat menjadi Direktur Keuangan Induk Holding BUMN Industri Pertambangan, yakni PT Inalum (Persero).

Bicara ke depan, Arviyan mengungkapkan, di tahun 2018 perusahaannya menargetkan penjualan batubara naik menjadi sebesar 25,88 juta ton, dengan perhitungan, 53% (13,74 juta ton) untuk penjualan ke pasar domestik, dan sisanya 47% (12,15 juta ton) ke pasar ekspor.

Keputusan menaikkan target penjualan tersebut, lanjut Arviyan, sejalan dengan rencana pihaknya meningkatkan penjualan ekspor untuk batubara medium ‘to high calorie’ ke pasar premium seiring dengan membaiknya harga batubara dan kenaikan pemintaan batubara.

“Kenaikan target penjualan ini juga diikuti dengan kenaikan target produksi batubara di mana tahun 2018 PTBA menargetkan produksi batubara sebesar 25,54 juta ton atau naik 17 persen dari rencana tahun sebelumnya sebesar 21,92 juta ton,” kata Arviyan lagi.

Agar target penjualan itu tercapai, tambah Arviyan, pihaknya meningkatkan kemampuan angkutan batubara dari lokasi tambang. Ditargetkan angkutan tersebut mencapai 23,10 juta ton, dengan rincian, 19,40 juta ton ke Pelabuhan Tarahan, Lampung dan 3,70 juta ton ke Dermaga Kertapati, Palembang. (Jun)

 

Leave a Reply