Masyarakat Desa Penanggiran Inginkan Bupati yang Jujur

Paslon Bupati/Wakil Bupati Muara Enim Nomor Urut 2 H Nurul Aman- Thamrin AZ NATHA Di Desa Penanggiran. Kabarserasan.com

Muara Enim, Kabarserasan.com — Masyarakat Desa Penanggiran ternyata memiliki kriteria sendiri dalam memilih pemimpin. Hal ini terungkap dalam kampanye dialogis paslon nomor urut 2 H Nurul Aman – Thamrin AZ (NATHA) di desa mereka, Minggu (8/4/2018).

Tokoh masyarakat setempat H M Soleh mengatakan, yang terpenting bagi seorang pemimpin adalah kejujuran dan bagaimana dia memikirkan rakyat.

“Menurut Alm Presiden Abdulrahman Wahid (Gusdur) mencari pemimpin pintar itu banyak. Namun, memilih pemimpin yanf jujur itu sangat sulit,” tutur H M Soleh mengutip apa yang pernah dikatakan Gusdur.

Soleh menilai, dari empat calon bupati dan wakil bupati Muara Enim periode 2018-2023, yang paling jujur adalah pasangan Nurul Aman-Thamrin AZ.

“Pak Nurul Aman lima periode menjadi anggota dewan dan 2 periode menjadi wakil bupati, belum terdengar beliau berurusan dengan hukum,” jelasnya.

“Mau pemimpin yang pintar atau jujur? tanya M Soleh kepada warga yang hadir. Serentak mereka menjawab, ingin pemilih yang jujur.

Mendengar jawab masyarakat, Soleh mengajak warga untuk mendoakan paslon NATHA agar menang pada tangggal 27 Juni mendatang.

“Tidak hanya mendoakan, kita coblos Pak Nurul dan Pak Thamrin agar menang dalam Pilkada nanti. Karena mereka berdua adalah pemimpin yang jujur” ajaknya.

Pada kesempatan itu, M Soleh juga menyampaikan permasalahan pertanian di Desa Penanggiran, khususnya tanaman padi yang semakin merosot hasil panennya.

Dia meminta, jika NATHA terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim 2018-2023 agar bisa mengatasi persoalan ini.

Calon Bupati Muara Enim Nurul Aman pada kesempatan itu menyampaikan visi misi dan program yang telah disiapkan NATHA untuk membangun Muara Enim. Misalnya terkait bidang pertanian.

Nurul Aman menuturkan, dia mengetahui desa ini dulu menjadi salah satu lumbung padi Kabupaten Muara Enim. Areal persawahan yang tadah hujan disiapkan pompanisasi, agar sawah tidak hanya bergantung pada air hujan.

“Sekarang pompa itu sudah rusak semua. Sehingga hasil panen terus berkurang, benarkan”tanya Nurul kepada warga yang hadir. Dan hadirin membenarkan apa yang dikatakan Nurul.

“Kedepan, jika Allah meridhoi dan masyarakat Muara Enim mempercayai kami menjadi pemimpin Muara Enim. Maka Kami akan kembali menjadikan Desa Penanggiran menjadi salah satu lumbung padi,” kata Nurul yang langsung disambut tepuk tangan meriah oleh warga.

Baca Juga: Hasil Survei, Paslon NATHA Masih Tertinggi

Untuk mencapai itu, dia bersama pasangannya Thamrin akan menyiapkan program pompanisasi lahan persawahan di Desa Penanggiran.

Warga Penanggiran memenuhi areal kampanye Paslon NATHA. Kabarserasan.com

Sementara Thamrin AZ menambahkan, NATHA sudah menyiapkan 42 program untuk membuat Muara Enim lebih baik.

Menurutnya, semua program yang telah disiapkan semua untuk kepentingan masyarakat kecil. Misalnya, sekolah dan berobat gratis. Meningkatkkan tunjangan guru dan tenaga medis yang masih honor. ” Khusus untuk tunjangan honor ini akan ditingkatkan paling tidak mendekati UMR, antara Rp 850 ribu hingga Rp 1 juta per bulan,” kata Thamrin.

Selain, NATHA akan melakukan reformasi secara menyeluruh. “Kita tak ingim birokrasi yang berbelit-belit, yang menyusahkan masyarakat. Jika urusan perlu waktu satu jam harus diselesaikan dalam satu jam. Yang satu hari harus satu hari selesai. Jika mereka tak sanggup akan kita ganti dengan yang mampu,” jelas Thamrin.

Untuk meningkatkan pelayanan birokrasi, Tukin (tunjangan kinerja) aparatur sipil negara (ASN) akan ditingkat. ” Sehingga tak ada alasan lagi mereka untuk meningkatkan pelayanan masyarakat,” paparnya. (tim)

Baca Juga: Kampanye NATHA di Benakat Dibanjiri Warga

 

Leave a Reply