Tersangka Pembunuhan Sesama Jenis Diringkus di Riau

RF, TSK Pembunuh Homoseksual. Kabarserasan.com/azi

Jambi, Kabarserasan.com — Tim gabungan buser, ident & tim 3 idik 1 Polresta Jambi, berhasil menangkap pelaku dugaan pembunuhan sesama jenis yang terjadi di sebuah kamar nomor 4, Hotel Sarinah di Jalan Dewi Sartika, Beringin, Pasar, Kota Jambi pada 20 Maret lalu.

Dalam aksinya, pelaku yang diketahui berinisial RF beserta rekannya IN (buron) membunuh Amir Nurdin (42), karyawan swasta, warga Dusun 3, Desa Sungaibaung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musirawas, Sumatra Selatan. Tidak itu saja, kedua pelaku juga menggondol uang korban sebesar Rp17 juta dari ATM korban.

Kasatreskrim Polresta Jambi Kompol Yudha Lasmana kepada sejumlah media mengakui adanya penangkapan seorang pelaku pembunuhan.”Tersangka RF ini, kita tangkap Senin kemarin disebuah toko bangunan di Jalan A Yani, Tanjung Balaikarimun, Riau,” tandasnya.

Menurut Kasat, selama pelariannya, tersangka bekerja sebagai buruh. “Saat diamankan, tersangka tidak melakukan perlawanan,” ujarnya, Selasa (27/3/2018).

Kejadian sendiri bermula, pada Minggu (19/3/2018) lalu, korban Amir Nurdin melakukan check kamar nomor 4 di Hotel Sarinah. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB siang tersangka RF dan IN menemui korban.

Selanjutnya, oleh korban keduanya langsung diajak ke kamar. Di dalam kamar, ketiganya melakukan hubungan badan dengan cara sesama jenis. “Pada saat berhubungan badan itulah, korban dibunuh kedua tersangka,” tutur Yudha.

Saat melakukan aksinya, korban dibunuh dengan cara dicekik dari belakang oleh RF. Sedangkan IN menindih tubuh korban. Selanjutnya, mulut korban dibekap dengan menggunakan bantal kamar hotel.

Berikutnya, tersangka RF langsung menikamkan gunting ke arah perut korban sebanyak satu kali. Tidak itu saja, tersangka IN juga ikut menghujamkan gunting sebanyak satu kali ke perut korban hingga tewas.

Dirasa korban sudah tewas, kemudian kedua tersangka mengambil uang tunai dan kartu ATM korban. Kedua tersangka selanjutnya menguras uang direkening milik korban sebesar Rp17 juta.

Kematian korban baru diketahui satu hati kemudian pada sekitar pukul 15.30 WIB. Saat petugas hotel akan membersihkan kamar korban. “Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” tutur Kasat.

Kepada petugas, RF mengaku bahwa rekannya IN juga berdomisili di Kabupaten Tanjabtim. “Sekarang petugas lagi memburu pelaku,” tegas Yudha. (Azi)

 

Leave a Reply