Korban Siraman Air Keras Dibantu Pemkab PALI

Salbani korban siraman keras akhirnya mnedapat perawatn medis. Kabarserasan.com/her

PALI, Kabarserasan. com — Salbani (34) Warga Desa Tambak yang mengalami luka bakar akibat oleh siraman air keras akhirnya mendapat bantuan berobat.

Dia secara tak sengaja ditemukan dr. Nova bersama tim laninya saat sedandi Desa Tambak Kecamatan Penukal Utarag mensosialisasikan program Dokter Masuk Desa (DMD). Dia kemudian melapor ke Dinas Kesehatan PALI.

Kadinkes PALI, dr H.Muzakir kemudian berinisiatif untuk membawa Salbani ke RSUD Pendopo.

“Awalnya korban terkendala soal data diri. Yang bersangkutan berkerja di salah satu perusahaan di Banyuasin dan tercatat sebagai warga Banyuasin. Namun ternyata masih memiliki KK PALI. Akhirnya kita bantu,” kata Muzakir, Rabu (07/03/2018).

Menurut Muzakir korban air keras ini sekarang sudah ditangani pihak rumah sakit Bhayangkra PALI. “Untuk mengenai biaya korban semuanya akan di tanggung oleh pihak Pemkab PALI,” ujarnya.

Sementera Istri Salbani , Nis mengatakan, yang menimpa suaminya tersebut terkait masalah hutang piutang. Lalu suami nya langsung disiram dengan air keras.

“Akibat luka bakar tersebut suami saya tidak bisa berobat, dikarenakan tidak mempunyai biaya,” ungkapnya

Dikatanya, sejak kejadian empat bulan lalu, suami saya keluar rumah saja tidak pernah karena malu akibat lukanya yang cukup parah. “Untunglah sekarang bisa berobat dengan bantuan dari Pemkab PALI,” tuturnya. (her)

Leave a Reply