Demi Mendapat Premium Masyarakat Harus Rela Antri Panjang

Antrian premium di salah satu SPBU Muara Enim. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan. com – Bahan bakar jenis premium mulai langka di Muara Enim. Dampaknya, masyarakat harus rela mengantri lama berjam-jam untuk mendapatkannya.

Dari pantauan Kabarserasan.com di salah satu SPBU dalam kota Muaraenim , Selasa (27/2/2018) antrian panjang kendaraan roda dua dan empat yang ingin mengisi bbm premium dimulai dari pukul 7.30 wib.

Banyaknya warga yang ingin membeli premium membuat antrian panjang hingga keluar dari areal SPBU. Keadaan ini justru berbanding terbalik pada antrian bbm non premium seperti Pertalite yang malah sepi.

Alex (32) salah satu warga mengatakan, stok premium di SPBU saat ini sangat sulit didapatkan. Saat stok sedang ada seperti sekarang ini, dia rela mengantri lama.

“Harganya (premium) kan lebih murah. Jadi tidak apa mengantri lama,” ujar Alex.

Terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STI Tarbiyah Muara Enim Idil Fitra menyayangkan sikap pemerintah yang seolah tutup mata terhadap kelangkaan premium.

“Subsidinya sudah dikurangi, sekarang stoknya yang dikurangi. Kasihan masyarakat yang harus membuang waktu untuk mengantri mendapatkan premium,” ungkapnya saat dihubungi.

Lebih lanjut dirinya mengomentari pernyataan Pertamina yang mengatakan bahwa konsumsi premium menurun. Menurutnya, penurunan itu akibat kelangkaan stok premium.

“Jadi masyarakat mau tidak mau harus beli pertalite yang stoknya selalu ada, namun harganya lebih tinggi dari premium,” ujarnya.

Informasi di lapangan, harga Premium saat ini Rp.6.450, pertalite Rp. 7.800 mengalami kenaikan Rp.200,- pada 24 Februari kemarin. Sedangkan, harga pertamax Rp. 9.000 dan Dexlite Rp. 8.250.(ans)

Leave a Reply