KPU Verifikasi Faktual Kolektif Pasangan Balon Perseorangan

Komisioner Divisi Teknis Ahyaudin KPUD Muara Enim. Kabarserasan.com/ans

Muara Enim, Kabarserasan.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muara Enim saat ini tengah melaksanakan verifikasi faktual tambahan dukungan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim yang maju melalui jalur independen Hj Shinta Paramita – Syuryadi (Shinar-Syurya).

“Verifikasi faktual dukungan tambahan itu telah dilakukan sejak kemarin, Selasa (30/1/2018) dan akan dilaksanakan hingga tanggal 5 Februari mendatang,” kata Ketua KPU Muara Enim Rohani melalui Komisioner Divisi Teknis Ahyaudin, Rabu (31/1/2018).

Ahyaudin menjelaskan, pada verifikasi faktual kedua ini, PPS tidak melakukan verifikasi dengan cara sensus atau door to door seperti pada tahap pertama, namun dilakukan dengan mengumpulkan pemilik dukungan disatu tempat untuk diverifikasi.

“Pada verifikasi faktual kedua PPS langsung berkoordinasi dengan tim paslon untuk mengumpulkan pendukung di satu tempat dan diverifikasi secara kolektif, bisa juga pendukung mendatangi langsung sekretariat PPS untuk diverifikasi,” jelas Ahyaudin.

Sebelumnya, pasangan Shinar-Syurya kekurangan dukungan sebanyak 1.437 setelah dilakukan verifikasi faktual oleh KPU Muara Enim pada Desember 2017 lalu.

“Namun sesuai aturan, KPU Muaraenim memberikan kesempatan kepada paslon Shinar-Syurya untuk melakukan perbaikan dengan menyerahkan dukungan tambahan dua kali lipat dari jumlah kekurangan yakni sebanyak 2.874,” ujarnya.

Diketahui, tim pemenangan Shinar – Syurya telah menyerahkan dukungan tambahan sebanyak 6.066 dukungan ke KPU Muaraenim pada 18 Januari 2018 lalu. Dukungan yang diserahkan tersebar di 20 kecamatan di Muara Enim.

“Karena melebihi dari jumlah yang ditetapkan, artinya memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi administrasi dan faktual. Verifikasi administrasi pada 18-26 Januari 2018, serta verifikasi faktual di tingkat desa dan kelurahan pada 30 Januari-5 Februari 2018,” ungkapnya.

Untuk rekapitulasi jumlah dukungan di tingkat kecamatan dilakukan pada 6-7 Februari, sedangkan tingkat kabupaten pada 8-9 Februari, dan terakhir akan diplenokan oleh KPU Muaraenim pada 10-11 Februari.

“Jika hasil verifikasi faktual kedua dianggap memenuhi jumlah dukungan yang telah dipersyaratkan, maka pasangan bakal calon tersebut, sesuai jadwal, akan ditetapkan sebagai calon pada 12 Februari 2018. Begitu pun sebaliknya,” pungkas Ahyaudin.

Sementara itu, bakal calon Wakil Bupati Muara Enim Syuryadi mengungkapkan jika pihaknya optimis S memenuhi syarat untuk maju pada Pilkada Muara Enim.

“Kita optimis bisa maju Pilkada Muaraenim. Kita akan menggerakkan mesin partai, seluruh elemen partai digabung bersama tim pemenangan Shinta-Syuryadi. Target kita menang,” tegas Syuryadi.

Dirinya pun mengimbau agar semua masyarakat, kader PKS dan tim pemenangan Shinar-Syurya dapat menjaga kondusifitas penyelenggaraan Pilkada Muaraenim.

“Kita berharap pertarungan ini berlangsung dengan fair, dan masyarakat tidak terintimidasi dalam memilih. Mari bertarung secara atraktif dengan ide, gagasan dan perang program serta tidak saling menjelekkan,” imbuhnya.

Penulis: Anas
Editor: Amr

 

Leave a Reply