Baku Tembak Kawanan Begal dan Polisi, Satu Begal Tewas

Jenazah pelaku begal yang tewas dari baku tembak dengan polisi/ Foto: ano

Bandarlampung, kabarserasan.com—Aksi baku tembak terjadi pada Rabu (24/01/2018) sore antara petugas Polresta Bandar Lampung dan dua orang kawanan begal, yang telah lama jadi target penangkapan.

Aksi baku tembak berlangsung di sebuah gang buntu, di samping area perusahaan listrik tenaga diesel dan gas ( PT PLTD/G) di kawasan Tarahan, tepatnya di Desa Srengsem, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Baku tembak melibatkan anggota Polresta Bandar Lampung ini dalam upaya polisi menangkap dua anggota begal atas nama Ahmad Efendi, warga Jabung, Lampung Timur, yang kemudian tewas tertembak. Seorang rekan Effendi, berhasil kabur saat akan ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, teman Effendi tersebut identitasnya sudah diketahui, karena itu upaya pengejaran terus dilakukan.

“Pelaku yang kabur juga mengalami luka tembak di bagian perutnya saat terlibat baku tembak dengan polisi,” kata Harto.

Aksi komplotan begal ini diketahui polisi saat pelaku berboncengan dengan sepeda motor berusaha balik arah karena kepergok di depanya ada razia kendaraan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Soekarno Hatta, di kawasan Panjang, Bandar Lampung.

Saat akan ditangkap kedua pelaku kabur. Sempat terjadi kejar-kejaran, sampai akhirnya pelaku keluar dari jalan raya dan masuk ke gang buntu di sekitar perusahaan listrik tersebut. Diduga karena kondisi terdesak, kedua begal yang berusaha menghindar, dengan melepaskan tembakan.

“Dalam baku tembak itulah salah seorang tertembak mati, sedang seorang lainnya, meski sudah terkena tembakan, berhasil kabur dari tangkapan polisi,” jelas Harto lagi.

Dari pemeriskaan di lokasi baku tembak antara pelaku begal dan polisi, ditemukan lima buah anak kunci leter T, yang biasa digunakan pelaku pemcurian motor. Barang bukti lain, satu pucuk senjata api rakitan, lengkap dengan empat sisa amunisinya. (ano)

 

Leave a Reply