Sempat Ditutup Polisi, Jembatan Layang Kedaton Akhirnya Diresmikan

Jembatan layang di Bandar Lampung yang diresmikan pemakaiannya/ Foto: ano

Bandarlampung, Kabarserasan.com–Setelah sempat diwarnai polemik menyangkut pengoperasiannya, jembatan layan (fly over) baru di Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (01/01/2018) pagi akhirnya resmi dibuka untuk dilalui pengendara umum.

Peresmian sendiri dilakukan Minggu (31/12/2017) menjelang pergantian tahun baru, oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. Dalam peresmian tersebut dilangsungkan acara istighosah dan doa bersama oleh sejumlah tokoh agama dan unsur pimpinan daerah setempat.

Keberadaan jembatan yang dibangun Pemkot Bandar Lampung ini, terbukti mampu mengurai kemacetan arus lalu lintas yang selalu terjadi di jalur yang menghubungkan Jalan Teuku Umar dan Jalan Zainal Abidin Pagaralam.

Menyertai diresmikannya pemakaian jembatan ini, berderet ratusan karangan bunga ucapan selamat dan ungkapan terima kasih dari warga masyarakat kepada Pemkot Bandar Lampung.

“Kita bersyukur jembatan yang dibangun Pemkot bandar Lampung ini akhirnya rampung dan kini mulai bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami menerima banyak ucapan terima kasih dari masyarakat, karena jembatan ini memang terbukti mampu memecahkan masalah kemacetan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN.

Sebelumnya keberadaan jembatan layang ini sempat ditutup secara paksa oleh polisi karena proses pengerjaannya dianggap menghambat kelancaran lalu lintas. Kontroversi lain, pembangunannya sempat mendapat sorotan Gubernur Lampung

Namun oleh sejumlah kalangan, sorotan tersebut lebih bersifat politis, terkait persaingan Gubernur Lampung Ridho Ficardo dan Herman HN yang diprediksi akan bersaing pada Pilkada Lampung 2018 mendatang. (ano)

Leave a Reply