Mengenal Lima Kandidat Cagub Sumsel

Ilistrasi Pilkada Sumsel 2018/ Sumber: politiktoday.com

Palembang, Kabarserasan.com—Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan pada Pilkada Sumsel 2018 mendatang, akan memunculkan beberapa nama sebagai kandidat calon gubernur.

Berdasarkan nama-nama yang mulai ramai beredar dan dibicarakan, sedikitnya ada lima nama yang akan meramaikan bursa calon untuk menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Sumsel ini.

Kelima nama tersebut yakni Herman Deru, Ishak Mekki, Dodi Reza, Aswari Rivai dan Giri Ramanda. Kelimanya dianggap pantas menduduki jabatan bergengsi itu, mengingat jam terbang dan pengalaman politik mereka selama ini.

Mereka pun disebut-sebut telah mendapat dukungan partai, untuk bertarung di Pilkada mendatang. Ada baiknya, sebelum memilih, kita mengenal lebih dekat kelimanya. Diurut berdasarkan abjad nama mereka.

Aswari Rivai

Saifudin Aswari Rivai

Bernama lengkap Saifudin Aswari Rivai, pria kelahiran Lahat (Sumsel) 20 Oktober 1963, saat ini menjabat sebagai Bupati Lahat untuk periode kedua, sejak menjabat tahun 2008 lalu. Aswari awalnya dikenal sebagai kader Partai Golkar, namun sejak 2014 lalu pindah ke Partai Gerindra dan langsung menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan.

Aswari sudah mengumumkan ke publik keinginannya ikut meramaikan bursa calon Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang, diusung oleh Partai Gerindra dan kini terus melakukan pendekatan ke partai politik lain untuk ikut mendukungnya. Aswari dianggap sebagai sosok potensial untuk memimpin Sumsel di masa mendatang.

Dodi Reza AN

Dodi Reza AN

Dodi Reza Alex Noerdin, merupakan putra tertua Alex Noerdin, Gubernur Sumsel saat ini yang juga Ketua DPD Golkar Sumsel. Dodi yang sebelumnya anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, belum lama terpilih dan dilantik sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba), hasil Pilkada 2017 lalu dan sampai kini masih tercatat sebagai salah seorang pengurus DPP Golkar. Dodi sendiri lahir di Palembang, 1 November 1970.

Usia muda, berpengalaman dan memiliki pengalaman memimpin di sejumlah organisasi dan perusahaan, membuat publik di Sumatera Selatan menganggapnya pantas sebagai kandidat calon pemimpin di provinsi ini di masa mendatang. Hanya saja, tak sedikit yang mempertanyakan komitmennya, terkait usia kepemimpinannya di Kabupaten Muba yang baru saja dijalani—Dodi dilantik sebagai Bupati Muba 22 Mei 2017.

Giri Ramanda

Giri Ramanda

Giri Ramanda N Kiemas SE MM, demikian nama lengkap keponakan Taufik Kiemas, yang kini memimpin partai PDIP Sumatera Selatan dan sedang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan ini. Giri lahir di Jakarta, 1 April 1980 dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dari pasangan Nazaruddin kiemas-Lyna Soertidewi.

Jika nanti resmi terdaftar sebagai calon Gubernur Sumsel, praktis Giri merupakan calon termuda dari empat kandidat lainnya. Dibanding empat kandidat lain, Giri pun dianggap perlu lebih kerja keras untuk meyakinkan para calon pemilih,bahwa ia pantas diharapkan sebagai calon pemimpin masa depan daerah ini. Karena sementara ini, masyarakat Sumsel lebih banyak mengenal pria ini, menjadi besar hanya karena kerabat Taufik Kiemas.

Herman Deru

Herman Deru

Herman Deru SH MM, sudah cukup dikenal di Sumatera Selatan. Selain pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode (2005-2010 dan 2010-2015), ia dikenal sebagai tokoh muda dan potensial, mengingat usianya yang masih relatf muda—Herman lahir di Belitang (OKU,Sumsel) 17 November 1967, ia telah menjadi penantang serius bagi calon Alex Noerdin, calon petahana pada Pilgub Sumsel tahun 2013 lalu, meski kemudian ia kalah dengan selisih angka yang tidak terlalu jauh.

Kini Herman kembali akan meramaikan bursa pencalonan Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang, dan rencananya akan berpasangan dengan politisi kawakan yang juga mantan Bupati Ogan Ilir dua periode, Mawardi Yahya. Herman saat ini Ketua Ormas Nasdem.

Selain Partai Nasdem, beberapa partai disebut-sebut akan mendukung Herman meraih mimpinya menjadi pemimpin Sumsel, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), meski kepastiannya baru diputuskan kemudian.

Ishak Mekki

Ishak Mekki

Ishak Mekki, saat ini menjabat Wakil Gubernur Sumsel. Mantan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) dua periode ini,  menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel. Dengan usianya yang sudah menjelang kepala enam—Ishak lahir di Kayu Agung (OKI, Sumsel) 1 Maret 1958, pria ini, di masyarakat Sumatera Selatan dikenal sebagai politisi sarat pengalaman di dunia politik.

Maka tak banyak yang terkejut ketika Ishak Mekki kemudan mengumumkan secara resmi ke publik, niatnya untuk menjadi calon gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang, bersaing dengan kandidat lain yang usianya relatif jauh lebih muda darinya.

Di luar kelima kandidat di atas, terdapat beberapa nama kandidiat lain yang muncul ke permukaan tapi tidak terlalu meyakinkan publik untuk mampu memenangkan pertarungan di Pilkada 2018 mendatang, mempertimbangkan beberapa hal.

Mereka antara lain Eddy Santana Putra, mantan Walikota Palembang dua periode, Iskandar M.Sahil, mantan Pangdam II Sriwijaya, serta Susno Duaji, mantan Kabareskrim Polri. Terlepas dari itu, siapa saja yang akan menjadi calon gubernur berikut pasangannya akan terlihat saat masa pendaftaran 28-30 Desember 2017 mendatang, dan tahap pengesahan pasangan calon 6-7 Januari 2018. (Jun)

Leave a Reply