Tak Diberi Uang untuk Beli Sabu, Andi Tega Ancam Ibu Kandungnya Pakai Golok

Andi, tersangka pengancaman.

Muara Enim, Kabarserasan.com – Pecandu narkoba memang tak bisa berpikir normal. Bagaimana caranya yang penting dapat uang untuk membeli barang haram itu. Seperti yang dilakukan Andi Wijaya.

Warga Kampung II Desa Muara Niru Kecamatan Rambang Dangku Muara Enim tega mengancam Agustina (45) ibu kandungnya sendiri dengan golok karena tak diberi uang untuk membeli sabu.

Agustina menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi (28/11/2017). Awal pelaku meminta uang sebesar Rp. 1,5 juta kepada korban untuk membeli shabu-shabu. Namun karena tak punya uang, Agustina tak bisa memenuhi keinginan anaknya tersebut.

“Andi kemudian marah dan mengambil golok didapur dan ingin membacok saya,” tutur Agustina.

Karena takut, korban bersama anak perempuannya dan dua orang anak kandung pelaku langsung menyelamatkan diri masuk ke dalam hutan. Korban bersama keluarganya yang melarikan diri tak berani pulang. Mereka terpaksa tidur di pondok dalam hutan.

Keesokan harinya, pelaku akhirnya melaporkan kejadiantersebut ke Mapolsek Rambang Dangku.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Apriansyah saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Setelah merima laporan dari korban, Rabu (29/11/2017), Anggota Reskrim langsung menuju ke rumah korban, karena pelaku tinggal serumah dengan korban. Pihaknya kemudian langsung mengamankan pelaku yang saat itu sedang tertidur di atas kursi.

“Pelaku diamankan tanpa perlawanan. Barang bukti golok yang digunakan oleh pelaku untuk mengancam korban didapati di bawah kursi tempat pelaku tidur. Pelaku kemudian dibawa dan diamankan di sel tahanan Polsek Rambang Dangku,”ujar Apriansyah.

Penulis: Anas
Editor: Amri

Leave a Reply