Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Imron Ludes Terbakar

Rumah Imron ludes terbakar. Kabarserasan.com/Her

PALI, Kabarserasan.com – Diduga lupa matikan kompor saat pergi nonton Pesta Hajatan di salah satu tempat warga Desa Babat, rumah Imron (70) warga Dusun Tiga Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI hangus terbakar, Selasa (28/11/2017) Siang.

Menurut keterangan istri Imron Ayucik (60), dia sudah mengingatkan suaminya agar mematikan kompor. Namun hal ini nampaknya diacuhkan oleh Imron.

“Saya sudah bilang sama suami saya sudah mematikan kompor apa belum. Dia jawab sudah, lalu saya ke depan untuk melayani orang mau beli nasi bungkus soalnya kita jualan,” kata Ayucik kepada Kabarserasan.com via ponsel, Rabu (29/11/2017).

Ayucik menuturkan bahwa dirinya baru sebentar saya melayani orang beli nasi bungkus, tiba tiba ada orang berteriak ada api di belakang rumanya.

Baca Juga: Diamuk Si Jago Merah, Satu Rumah di Betung Ludes Terbakar

” Aku lari ke belakang rumah. Saat aku lihat api sudah membesar dan posisi rumah sedang terkunci lalu aku menjerid mintak tolong dengan warga lain akhirnya harga ramai berdatangan,”ujarnya.

Sementara Imron tampak pasrah atas musibah itu. “Perasaan saya tadi sudah saya matikan kompor di dapur, tapi kok belum yo,” ujarnya dengan wajah lesu.

Akibat kebakaran tersebut, Imron dan keluarga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Rumahnya sudah menjadi puing puing dan semua perabotan ludes tak tersisa. ” Gas elpiji 3 kg 8 buah serta gas elpiji besar 9 buah dan satu motor Vega juga ikut terbakar semuanya tak ada yang tersisa,” terangnya.

Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Penukal AKP Acep membenarkan kebakaran yang terjadi di Dusun Tiga Desa Babat itu.

Menurut Acep, setelah kami mendapatkan laporan dari warga setempat pihaknya langsung Ke TKP. ” Kita sedang menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebut dan untuk masalah kerugian kami belum dapat mengetahui tapi kata pihak korban kerugian di perkirakan ratusan juta ,” ujar Acep .

Penulis: Hermannsyah
Editor: Amr

Leave a Reply