Kebijakan Satu Arah Kapal Roro Picu Kisruh di Pelabuhan Bakauheni

Pelabuhan bakauheni. Lampung Selatan/ Foto: ano

Lampung, Kabarserasan.com—Kebijakan baru pihak PT ASDP Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menerapkan uji coba sistem satu arah untuk armada kapal Roro, memicu keresahan di kalangan pengusaha kapal.

Pihak ASDP Pelabuhan Bakauheni mulai Selasa (05/09/2017) siang memberlakukan kebijakan baru dalam melayani penyebrangan calon penumpang dengan jasa armad kapal Roro. Kebijakan baru yakni memberlakukan 1 arah untuk seluruh kendaraan dan penumpang pejalan kaki yang akan masuk kapal Roro.

Sistem ini diharapkan menjadi solusi atas kecemburuan dan komplain dari pengusaha kapal yang kerap berlayar namun muatanya belum atau tidak penuh karena ada kebebasan calon penumpang untuk memilih kapal yang akan dinaikinya. Namun belakangan, kebijakan baru ini juga memicu complain dari pengusaha kapal yang dirugikan.

Menurut General Manager ASDP Bakauheni, Anton Murdianto, pada kebijakan ini seluruh kendaraan yang baru dating diarahkan masuk ke satu dermaga pelabuhan yang dibuka, sampai kapal Roro yang sandar penuh terisi muatan.

“Kalau sudah penuh, baru berpindah ke kapal Roro di dermaga lain dengan sistem yang sama secara bergantian. Dengan kebijakan ini, para calon penumpang kapal Roro yang akan menyeberang tidak bisa lagi memilih kapal roro yang diinginkanya” jelas Anton.

Sebelum kebijakan ini, sering terjadi kisruh di antara pengusaha kapal Roro, yang tergabung dalam Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan).

Pemicunya, pengusaha mengaku sering merugi karena sesuai aturan, kapal mereka terpaksa berangkat berlayar meski muatanya tidak penuh, karena seluruh dermaga dibuka secara serentak dan ada kebebasan calon penumpang untuk memilih kapal yang akan menyberangkanya. (ano)

Baca Juga:
Petugas Pelabuhan bakauheni Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster

Leave a Reply