Lomba Bidar, Mengejar Predikat “Penakluk Sungai Komering”

Lomba bidar di aliran Sungai Komering, OKI/ Foto: wan

Kayuagung, Kabarserasan.com—Meski tanggal 17 agustus telah lewat, namun sejumlah kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke 72 masih berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, yang berpusat di Kota Kayu Agung,

Salah satu kegiatan yang meriah karena ditunggu setiap tahunnya, yakni lomba pacu perahu tradisional atau bidar, yang diselenggarakan di aliran Sungai Komering, pada Minggu (20/08/2017). Seperti tahun-yahun sebelumnya, dalam lomba ini semua kelurahan dan desa mengirimkan perwakilan sebagai peserta.

Siang itu, sepanjang aliran Saungai Komering sudah dipadati warga yang melihat perlombaan tahunan ini. Dan peserta sendiri, meski dalam cuaca terik namun tak mengendurkan semangat mereka memacu laju perahu, di tengah derasnya aliran Sungai Komering, dengan lintasan sepanjang 250 meter.

Lomba ini diikuti 11 kelurahan dan empat desa. Panitia memberi batasan,masing-masing desa dan kelurahan hanya diperbolehkan mengirim maksimal dua tim perahu yang setiap perahunya diisi sepuluh orang.

“Ini lomba sudah masuk dalam kalender tahunan, panitia 17 Agustus pemerintah daerah dan lomba ini bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat” kata Dedy Kurniawan, panitia lomba.

Meski lomba kali ini hanya untuk memeriahkan perayaan hari kemerdekaan Indonesia tapi bagi warga Kota Kayu Agung, lomba perahu bidar ini memiliki gengsi tersendiri karena siapa yang menjadi pemenangnya akan dimendapatkan julukan sebagai Sang Penakluk Sungai Komering oleh masyarakat setempat. (wan)

Leave a Reply