Walikota Jambi Ingin Mempercantik Tugu Monas

Wakikota Jambi Syarif Fasha. Kabarserasan.com/Azi

Jambi, Kabarserasan.com — Akhirnya setelah lama ditunggu, Walikota Jambi Syarif Fasha mengungkapkan semua alasan Tugu Monas Kotabaru diganti dengan Tugu Keris Siginjai.

Meski sempat menuai berbagai kritikan dari masyarakat, baik pro dan kontra, namun Fasha bukanlah marah atau tersinggung.

Justru dengan bijaksana dan senyum khasnya, Walikota menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan media terkait pembangunan Tugu Keris Siginjai yang sempat menuai kontroversi tersebut.

Fasha mengaku senang dengan adanya banyak kritikan dari sejumlah masyarakat. “Saya katakan kepada warga-warga saya yang saat ini mengkritisi, saya mengucapkan terimakasih atas kritisan ini, karena itu kritisan yang sifatnya membangun,” ungkap Fasha akhir pekan kemarin.

Walikota mengaku, bahwa Pemkot Jambi membangun Tugu Keris Siginjai bukan berarti akan merobohkan bangunan yang lama, tapi akan mempercantiknya.

“Contoh misalnya, ujung bangunan itu yang atas, saya ganti sama bangunan keris yang melambangkan sejarah Kota Jambi. Kalau dulu dibagian bawahnya itu hanya tanaman-tanaman, nanti akan ada air mancur,” jelasnya.

Terkait lokasi pembangunan yang sekarang lagi dikerjakan di Tugu Monas Kotabaru bukan di lokasi lain, Fasha mengatakan, “Kenapa saya bangun disana? Ada yang mengatakan kenapa tempatnya tidak di Simpang IV Sipin saja, di air mancur itu. Saya tidak bisa bangun di sana, karena disana rencananya akan dibangun fly over.”

Kenapa juga tidak dibangun di Gapura Selamat Datang, Tugu Tari Sekapur Sirih yang di Thehok sama Simpang Makalam? “Karena yang namanya tugu icon ini bukan hanya dilihat untuk dilintasi, tetapi bagaimana masyarakat bisa duduk di sana, bisa berfoto, bisa stop di sana.”

Kalau saya bangun Tugu Keris ini katakanlah di kawasan Jembatan Makalam, mungkin tidak orang stop dan berfoto di sana, karena bakal menghambat lalu lintas,” terangnya.

Disamping itu semua, ada rencana yang tidak banyak diketahui masyarakat banyak, yakni pada Tugu Keris Siginjai akan menjadi titik nolnya Kota Jambi.

“Rencananya, saya akan jadikan Tugu Keris Siginjai di Kotabaru sebagai Titik Nol untuk Kota Jambi. Tidak hanya pusat pemerintahan, tetapi pusat edukasi, pusat wisata dan lain sebagainya,” tutur Walikota Jambi ke 11 ini.

Dia menilai, Kota Jambi butuh itu, “saya tidak bisa menyenangkan semua pihak. Kalau misalnya ada yang tetap merasa tidak senang. Ya sudah. Apa boleh buat, lewat sana tutup saja mata, atau jangan lewat tugu itu,” tukas Fasha.

Disisi lain, Walikota menjelaskan bahwa di tugu yang baru tersebut nantinya akan dibuat prasasti. “Pertama kali tugu ini dibangun pada zamannya kepemimpinan Walikota Jambi Zainir Haviz (1972-1983).”

Dalam pembangunan tersebut, lanjutnya, dirinya hanya memperbaiki bentuknya. “Saya akan buat di sana ada ornamen perjuangan raja- raja Jambi, termasuk lambang kerisnya juga dan fotonya akan saya tampilkan di sana,” jelas Fasha lagi.

Bagi yang menilai bahwa Tugu Monas akan dirobohkan, itu adalah pendapat keliru.”Saya tidak akan meruntuhkan semuanya, hanya bagian atasnya saja. Angsonya tetap, bundarannya masih tetap, bentuk lekukannya juga tetap, tiangnya pun masih saya manfaatkan,” imbuhnya.

Perencanaan bangunan Tugu Keris Siginjai ini bukan baru sekarang direncanakan. “Saya sudah rencanakan ini dari tahun 2015 lalu. Bahkan saya sudah meminta pendapat LAM (Lembaga Adat Melayu) Jambi, dan orangtua,” bebernya.

Saat itu, mereka berpesan agar jangan menghilangkan tugu yang lama. “Oh Tidak. Saya katakan hanya bagian atas saja. Mereka semua setuju. Ada suratnya, ada dukungannya juga. Maka itu kami laksanakan,” tutup Fasha.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

Leave a Reply