Korban Penculikan Asal Sarolangun Ditemukan Terlantar di Merangin

Remaja Putri korban penculikan yang berhasil diselamatkan. Kabarserasan.com/Azi

Merangin, Kabarseraan.com — Seorang remaja putri yang diduga korban penculikan ditemukan terlantar di Kabupaten Merangin, Jambi.

Tara (9) Warga Desa Mandi Angin Tuo, Kecamatan Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun ini ditemukan Bambang Irawan (31) warga Desa Limbur Merangin, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin saat terlantar dipinggir jalan sendirian.

Setelah diamankan di Mapolsek Pamenang oleh si penolong, Tara pun dimintai keterangan petugas, rupanya korban adalah korban penculikan.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melaui Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan membenarkan jika ada warga yang mengantarkan seorang anak–anak wanita terlantar dipinggir jalan.

“Korban ditemukan warga yang terlantar dipinggir jalan yang kemudian dibawa ke Polsek. Setelah ditanyai rupanya korban warga Desa Mandi Angin Tuo yang dibawa orang tak dikenal hingga ke wilayah kita,” ungkap Sampe Nababan, Selasa(4/7/2017).

Menurutnya, korban juga menceritakan jika ada temannya bernama Alip hingga kini belum ditemukan dan masih dibawa oleh pelaku.

“Untuk korban Tara sudah dibawa oleh pihak keluarganya tadi. Saat ini petugas masih menyelidiki kasus penculikan ini,” tukas Nababan.

Kejadian itu sendiri bemula pada hari Senin kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, Tara berada di Pasar Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun bersama temannya bernama Alip (10).

Saat asik bermain kedua korban di hampiri oleh laki–laki yang tidak dikenalnya menggunakan sepeda motor untuk menawarkan kepada kedua korban untuk diantar pulang ke rumahnya masing-masing.

Setelah berhasil membujuk kedua korban, pelakupun langsung membawa korban pergi ke arah Kabupaten Merangin.

Setibanya di Desa Simpang Limbur, Kecamatan Pamenang Barat pada pukul 17.00 WIB korban bernama Tara diturunkan pelaku dipinggir jalan sedangkan korban Alip tetap dibawa pelaku entah kemana.

Selanjutnya, korban ditemukan warga yang melintas di jalan tersebut. Kemudian, karena korban warga Desa Mandi Angin Tuo, Kecamatan Mandi Angin, pihak kepolisian Polsek Pamenang langsung berkoordinasi dengan Polsek Mandi Angin untuk mengetahui alamat korban.

Setelah diketahui alamat korban akhirnya orang tua korban langsung menjemput korban ke Polsek Pamenang.
Penulis:Azhari
Editor: Amr

Leave a Reply