Bawa 1,162 kg Emas Ilegal, Doris Terancam 10 Tahun Penjara

Doris (baju kaos) tersangka peti. Foto: Kabarserasan.com/Azhari

Sarolangun, Kabarserasan.com— Doris Abadi bin Zainudin (31) warga Lantak Mangkudu Padang Pariaman Nagari Padang Bintungan, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat tidak mengira bila urusan di Kabupaten Sarolangun, Jambi harus berurusan dengan polisi setempat.

Pasalnya, saat berada di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Doris diringkus anggota Polres Sarolangun, setelah kedapatan membawa emas.

Diduga pelaku merupakan penadah emas hasil dari penambangan emas tanpa izin (peti). Dari tangan tersangka, petugas mendapatkan emas sebanyak sembilan keping.

Penangkapan pelaku bermula saat petugas Polsek Pelawan Singkut mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada mobil mencurigakan jenis Avanza warna abu-abu metalik dari arah Kecamatan Limun menuju keluar melalui Simpang Pelawan, Kecamatan Pelawan yang diduga usai transaksi emas ilegal.

Tanpa membuang waktu lagi, petugas langsung melakukan penghadangan di Simpang Pelawan. Ternyata di dalam mobil berisikan tiga orang pria.

Dan saat dilakukan penggeledahan, Polsek Pelawan Singkut mendapati bungkusan plastik bening yang disimpan dibalik body dekat sabuk pengaman yang diduga berisikan emas hasil peti.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana Sik melalui Kabag Ops Kompol Agus Saleh membenarkan penangkapan tersebut, bahwa pelaku merupakan penadah emas hasil peti dari Sumatera Barat.

“Barang bukti yang didapat emas murni sebanyak 9 keping dengan berat sekitar 1.162,37 gram (1,162 kg), uang tunai sebesar Rp. 151.000. Sedangkan dua rekan Doris masih menjadi saksi,” ungkapnya, Jumat (16/6/2017).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang dilakukan oleh tersangka, tersangka dikenakan pasal 161 UU RI No 4 Tahun 2009, Tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara.

“Ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun kurungan dan denda paling banyak Rp. 10 miliar,” tegas Agus.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

Leave a Reply