Diduga Bakal jadi “Pengantin” Sepasang Suami Istri Diringkus Densus 88

Rumah terduga teroris. dipasang garis polisi

Jambi, Kabarserasan.com — Warga Perum Permata Lestari, Jalan Kampung Bugis, Kenali Besar, Kota Jambi mendadak geger dengan kedatangan sejumlah pasukan khusus berseragam lengkap dan dilengkapi senjata api pada Senin malam (29/5/2017).

Sebuah rumah warga di RT 35, Nomor 138, digerebek oleh tim yang diketahui pasukan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Tidak ada baku tembak dalam peristiwa tersebut, namun dua orang yang merupakan suami isteri yang diduga terlibat jaringan terorisme diringkus petugas tanpa ada perlawanan.

Akibat dari peristiwa tersebut, ratusan warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat situasi dari jarak dekat untuk mengetahui apa yang terjadi.

Menurut warga setempat, kedua terduga teroris ini gerak-geriknya selalu mencurigakan dan tidak pernah melapor ke RT setempat saat datang untuk tinggal di kawasannya.

“Dalam pergaulan saban harinya, terduga merupakan orang yang sangat tertutup dan baru tinggal dan mengontrak di lokasi tersebut lebih kurang empat bulan. Informasinya mereka pindah dari daerah Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi,” ujar Edi.

Masih menurutnya, kegiatan terduga biasanya hanya melakukan sholat di Masjid Yasalam di dekat rumahnya dan bekerja hanya menerima jasa servis laptop.

“Warga dilingkungan sekitar tidak ada yang mengetahui identitas nama kedua terduga tersebut. Disamping itu, keduanya tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar kampung,” imbuhnya.

Sementara, Ibnu yang merupakan tetangganya, mengaku sekitar dua minggu lalu terduga laki-laki pernah melakukan sholat berjemaah di rumahnya, terutama sholat subuh.

Hingga saat ini, belum ada pihak kepolisian yang memberikan keterangan terkait penggrebekan terduga teroris di Jambi ini. Diduga keduanya akan menjadi “pengantin” untuk melakukan aksi bom bunuh diri di Jambi.

Namun, pihak Densus 88 Anti Teror Mabes Polri membawa dua orang suami isteri yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Sedangkan rumah kontrakan yang dihuni kedua terduga teroris tersebut, saat ini sudah diberi garis polisi oleh petugas. Sementara warga masih terlihat berkumpul di lokasi TKP.

Penulis: Azhari
Editor: Amr

 

Leave a Reply