Sengketa Lahan, Ratusan Warga Duduki Tambang Pasir

Menggala, Kabarserasan.com—Ratusan warga Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu (21/05/2017) siang menduduki area yang dikuasai perusahaan tambang pasir, PT Hades Energy Persada.

Tindakan warga ini merupakan buntut dari kemarahan warga karena merasa, sebagian lahan yang kini dikuasai perusahaan tersebut, adalah milik warga. Warga tidak hanya menduduki dan memasang patok batas menurut versi mereka, tapi juga menghentikan seluruh aktifitas alat-alat berat penambangan pasir, yang oleh warga disebut ilegal.

“Itu aktifitas penambangan pasir oleh perusahaan PT HEP ilegal. Kami warga juga menuntut lahan yang mereka serobot dikembalikan lagi. Atau kami melakukan aksi yang lebih dari ini” ujar Yunizar, koordinator aksi.

Yunizar mengatakan, kekesalan warga terhadap keberadaan perusahaan ini di lingkungan mereka, sebenarnya sudah lama. Cuma warga tifak mau sampai terlibat keributan, apalagi pihak perusahaan juga mempekerjakan sekelompok preman untuk mengamankan usaha mereka.

Pasir hasil tambang ini, dikirim ke Pulau Jawa dengan kapal tongkang melalui jalur Sungai Way Tulang Bawang, Lampung. Aktifitasnya sudah beberapa tahun dengan omzet miliaran rupiah. Yang jadi perhatian warga, keberadaan dan aktifitas perusahaan ini terkesan tidak tersentuh aparat pemerintah setempat, padahal sepengetahuan mereka statusnya tanpa izin operasional alias ilegal. (ano)

Baca Juga:
Sengekta Lahan Ribuan Warga Turun ke Jalan
Dipicu Sengketa Lahan Warga Kerinci Bentrok

Leave a Reply