Ketua Dewan Pers: Wartawan Profesional Kedepankan Etika dan Nama Baik Profesi

Ketua Dewan Pers Yosep Stanly Adi Prasetyo menerima cindera mata dari Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar. Foto: Kabarserasan.com/Amri

Muara Enim, Kabarserasan.com – Ketua Dewan Pers Yosep Stanly Adi Prasetyo mengatakan, masalah utama yang terjadi pada pers adalah penegakan Etika.

Menurut Stanly, fenomena ini terlihat dengan adanya pers palsu atau media abal-abal. ” Media yang abal-abal tentu wartawannya pun abal-abal,” kata Stanly saat memberikan arahan dalam acara dialog dan audiensi Bupati Muara Enim bersama Ketua Dewan Pers serta wartawan se Kabupaten Muara Enim di Ball Room Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Jumat (12/05/2017).

Menurut Stanly, media abal-abal mempunyai ciri antara lain, tidak mempunyai badan hukum, alamat redaksi tak jelas, tidak menyantumkan nama penanggungjawab dan tertibnya temporer.

” Biasanya bahasanya tidak sesuai standar, nama media terkesan menakutkan dan isinya melanggar kode etik,” terangnya

Wartawan abal-abal kapasitasnya lemah, karena tak pernah ikut pendidikan jurnalistik dan memilih jalan pintas untuk menyajikan berita. Selain itu, kode etik jurnalistik tak terpenuhi dan standar prilakunya pun tak sesuai standar.

” Wartawan abal-abal ini berpenampilan sok jago. Kalau mengajukan pertanyaan tendesius dan tak punya tata krama. Tak jarang mereka mengancam narasumber,” jelas Stanly.

Sementara wartawan profesional mengabdi pada kebenaran dan kepentingan umum serta tunduk pada kode etik jurnalistik.

Dalam menulis berita mereka mengedepankan sikap imparsial dan indpenden. ” Tetap kritis, tapi menuls sesuai fakta, tidak memasukkan opini, baik pribadi maupun orang lain dan seimbang,” tuturnya.

Selain itu, wartawan profesional selalu menegakkan etika dan menjaga nama baik profesi serta menjaga mutu tulisan. Menyebarkan informasi faktual, akurat, netral seimbang dan adil.

” Tidak takut menyuarakan pihak-pihak yang lemah dan kritis terhadap mereka yang berkuasa. Skeptis dan selalu menguji kebijakan yang dibuat penyenglenggara kekuasaan,” pungkasnya.

Baca Juga: Muzakir Ajak Wartawan Perangi Berita Hoax

Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

 

 

Leave a Reply