Permukiman Jadi Banjir Warga Protes Pembangunan Jalan Tol

Warga Kayu Agung temui pihak PT Waskita Karya/ Foto: wan

Kayuagung, Kabarserasan.com—Sejumlah warga Desa Sukadana, Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (02/05/2017) siang mendatangi pihak PT Waskita Karya (WK).

Kepada perusahaan kontraktor pembangunan jalan tol Trans Sumatera yang menghubungkan Kayu Agung-Palembang, karena dampaknya desa mereka jadi kerap dilanda banjir.

Warga yang berjumlah sekitar 60 orang ini mengatakan, dampak pembangunan jalan tol ini, ratusan rumah milik warga di desa mereka jadi rawan banjir. Hampr setiap kali turun hujan deras, rumah mereka digenangi banjir, dengan ketinggian air yang cenderung bertambah.

Kepada pihak WK, warga minta dibuatkan gorong-gorong untuk menyalurkan air di desa mereka ke Sungai Komering. Karena diduga, pembangunan proyek jalan nasional ini, telah membuat banyak saluran air jadi tersumbat.

Camat Kayu Agung, Dedy Kurniawan menanggapi protes warganya, menyatakan akan membicarakan hal ini ke warga dan PT WK. “Protes boleh saja dan akan kita carikan jalan pemecahannya, asal jangan sampai berbuat anarkis, karena itu tidak baik,” ujar Dedy

Sementara pihak WK menyatakan, akan melihat ke lapangan, apakah benar banjir yang menggenangi pemuiman warga Desa Sukadana akibat pembangunan proyek jalan yang sedang mereka kerjakan.

“Nanti kita cek, kalau memang benar karena pembangunan jalan ini, kita carikan jalan keluarnya. Kalau memang adanya demikian, akan kita bangunkan gorong-gorong itu,” kata Nuriadi, Kepala Pengamanan PT Waskita Karya

Aksi protes yang dilakukan warga ini berjalan tertib karena pihak perusahaan bersedia memenuhi keinginan warga. Warga pun bubar dan berjanji akan datang dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi jika janji tersebut tidak segera direalisasikan dalam satu pecan ke depan. (wan)

Leave a Reply