Keluarga Miskin di Muara Enim Turun

Kepada Dinas Sosial Muara Enim M Teguh Jaya bersama Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar. Foto: Kabarserasan.com/Amr

Muara Enim, Kabarserasan.com – Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Muara Enim mencapai 43.000 jiwa. Dari jumlah tersebut sebanyak 36.700 jiwa sudah ditangani.

Kepada Dinas Sosial Muara Enim M Teguh Jaya mengatakan, Penanganan yang diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam PMKS PKH sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dan masyarakat dikategorikan dalam klaster dibawah keluarga sangat miskin yang tidak bisa hidup bila tidak dibantu.

” Masyarakat yang dapat menerima santunan tersebut bila sudah masuk dalam data Basis Data Terpadu (BDT ,” jelas Teguh disela Rakor PKH Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kota Muara Enim, Rabu (19/04/2017)

Menurut Teguh, bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam Program PKH adalah dari ibu hamil menyusui hingga biaya kebutuhan anak sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Umum (SMU).

Selain bantuan berbentuk biaya kehidupan juga diberikan pembinaan untuk menciptakan lapangan kerja dengan diberikan keterampilan bagi keluarga PKH.

” Mereka diberikan dana modal usaha berkisar Rp5-10 juta secara hibah setiap kelompok. Setiap kelompok usaha bersama (KUB) berjumlah 10 orang,” ujarnya.

Teguh menuturkan, program yang dibuat oleh Kabupaten Muara Enim mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat dengan penganugerahan Satyalencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia.

” Penganugerahan ini diberikan karena kita dinilai berperan aktif dalam bidang kemanusiaan dengan meningkatkan pelayanan bagi penyadang masalah kesejahteraan sosial (PMKS),” tuturnya.

Selain itu, terobosan berupa inovasi program berkelanjutan dan kepedulian sosial dinilai berhasil. ” Dengan inovasi yang kita lakukan ini angka PMKS di Kabupaten Muara Enim dari tahun 2010 -2017 mengalami penurunan yang cukup signifikan, dari 14,26 persen menjadi 7,55 persen,” terangnya.
Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Baca Juga: Pemkab Muara Enim Gelar Rakor PKH Se Sumsel

Leave a Reply