Lagi Truk Batubara Tabrak Sepeda Motor, Dua Pelajar Kritis

Kondisi Truk usai menabrak sepeda motor.

Muara Enim, Kabarserasan.com – Truk angkutan batubara benar-benar momok yang menakutkan bagi pengguna jalan lintas Sumatera khususnya jalur Palembang-Muara Enim.

Sudah banyak korban yang jatuh akibat anggkutan batubara ini. Pada Sabtu (8/4/2017) lalu, Ari Kurniawan seorang anggota TNI yang bertugas di Yonzikon Banyuasin harus meregang nyawa setelah sepeda motornya ditabrak truk angkutan batubara.

Hari ini, Selasa (11/04/2017) truk angkutan batubara kembali memakan korban. Dua pelajar yakni Roy S Agusman dan Fikri terpaksa dilarikan kerumah sakit, setelah sepeda motor yang mereka tunggangi dihantam truk batu bara di Jalinsum di Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muara Enim, sekitar pukul 12:30.

Kondisi dua pelajar di SMAN Penukal Kabupaten PALI dikabarkan masih kritis dan dalam perawatan intensif di RSUD HM Rabbain Muara Enim.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan, kecelakaan naas itu terjadi ketika truk angkutan batubara bernomor polisi BG 8437 UY yang dikemudikan Yudi Noprizal warga Pipareja Palembang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Palembang.

” Saya lihat dari kejauhan mobil truk batubara tersebut jalannya ngebut, kemudian menabrak motor Vixion BG 2385 AAA dari arah Muara Enim,” kata Sumidah salah seorang saksi mata.

Tak hanya menabrak sepeda motor, truk batubara itu juga menabrak warung sayuran milik Sumidah yang berada di depan teras rumahnya.

” Saya kaget dan ketakutan, karena mobil tersebut hampir saja masuk rumah saya,” kata ujar Samidah.

Hal senada disampaikan oleh Feri(41) yang rumahnya bersebelahan dengan Sumidah. ” Kami tekejut nian pak dengan terjadinya tabrakan ini. Kami juga melihat kondisi korban yang luka parah. Bersama warga lainnya kami membawa korban ke rumah sakit,” terang Feri.

Tak hanya itu, warga juga mengamankan sopir truk yang hendak melarikan diri. ” Sopir truk itu kemudian diamankan di rumah kepada desa,” jelasnya.

Sementara, Yon paman korban menuturkan, ┬ákedua korban menaiki motor Vixion dimana Roy yang membonceng Fikri. ” Mereka berniat ingin pulang kembali ke sekolah untuk mengikuti ujian UNBK yang akan berlangsung sekitar pukul 14.00 (session III) di SMAN Penukal, Kabupaten PALI,” tutrnya singkat.

Penulis : Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply