Kelas Inspirasi, Bukti Kepedulian Tentang Pendidikan

Kadisdik Muara Enim Muzakar, saat pelepasan kegiatan kelas inspirasi. Foto: Kabarsersasan,com/Amr

Muara Enim, Kabarserasan.com – Gerakan Indonesia mengajar mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat Muara Enim.

Buktinya puluhan sukarelawan dari berbagai profesi melakukan kegiatan belajar mengajar selama satu hari dalam kegiatan Kelas Inspirasi di Kabupaten Muara Enim.

Ketua Kelas Inspirasi Kabupaten Muara Enim Riko Kim mengatakan, kegiatan kelas inspirasi ini sudah tahun kedua dilakukan.

” Yang menjadi inspirator dari berbagai profesi dan mereka mengajar tidak dibayar,” kata Riko di sela-sela pelepasan kegiatan Kelas Inspirasi di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Kabupaten Muaraenim, Minggu (2/4/2017).

Riko menuturkan, pada tahun2017 ini hanya dua daerah yang disasar yakni Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) dan Semende Darat Ulu (SDU). Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 3 April 2017.

” Pada tahun 2016 lalu, kita sudah menggelar kegiatan kelas inspirasi ini di wilayah Kabupaten Muaraenim seperti di Kecamatan Lubai, Rambang, Lawang Kidul, SDU, Tanjung Agung dan lain-lain,” tuturnya.

Menurut Riko, tujuan dari diadanya kelas inspirasi tersebut, selain untuk bersilaturahmi, juga sebagai bukti kesadaran dan kepedulian masyarakat atas dunia pendidikan di Indonesia.

Para inspirator tersebut, akan mengajar dan mengenalkan tentang profesi mereka masing-masing seperti dokter, polisi, TNI, perawat, akuntan, mekanik, wartawan dan lain-lain kepada anak-anak sehingga nantinya siswa tersebut terinspirasi dan termotivasi dengan profesi para inspirator tersebut.

“Kebanyakan anak-anak hanya tahu profesi yang itu-itu saja. Seperti dokter, insinyur dan lain-lain, padahal profesi di dunia ini banyak sekali,” terang Rio.

Para Relawan yang ikut berpatisipasi di Kelas Inspirasi. Foto: Kabarserasan.com/Amri

Sementara itu Kadisdik Kabupaten Muara Enim Muzakar, menyatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi atas kegiatan kelas inspirasi ini.

” Apalagi para inspirator ini, benar-benar murni dan tanpa dibayar sedikitpun untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa,” kata Muzakar.

Dia berharap, hal bisa menggugah masyarakat lainnya untuk bisa memberikan sumbangan pemikiran (inspirasi) tersebut.

” Tugas membangun pendidikan bukan saja tugas pemerintah tetapi ada juga tugas keluarga dan masyarakat. Sebab tanpa tiga pilar tersebut, dunia pendidikan di Indonesia akan sulit maju.

Menurutnya, hal ini menjadi pengalaman baru bagi para inspirator. ” Mereka akan mengajar diluar profesi mereka. Apalagi kegiatan dilakukan di SD yang terpencil dan jauh dari kota sehingga mereka harus menginap di rumah-rumah penduduk,” ujar Muzakar.

Muzakar mengaku, dia sangat terinspirasi dengan kegiatan kelas inspirasi rasi. Karena itu, pada 2018 mendatang pihaknya akan membuat program Muara Enim mengajar.

” Inspirasinya dari program Indonesia mengajar ini. Tahun depan, kegiatan tidak lagi di Muara Enim, karena itu kita akan buat program Muara Enim mengajar,” terangnya
Penulis: Khairul Amri
Editor: Amr

Leave a Reply